Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, kini memfasilitasi akses internet gratis bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung kegiatan pembelajaran serta pengembangan literasi digital bagi anak-anak yang berada dalam lingkungan pembinaan.

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu telah merampungkan pemasangan layanan wifi gratis di area LPKA Kelas II Palu. Akses internet ini tersedia secara khusus di ruang perpustakaan dan ruang pendidikan, guna menunjang proses belajar mengajar anak binaan.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfosantik Kota Palu, Inhar, menjelaskan bahwa layanan wifi gratis tersebut telah aktif sejak Selasa, 3 Februari 2026. Menurutnya, penyediaan akses internet ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Palu dalam memenuhi hak anak, terutama hak untuk memperoleh akses informasi dan pendidikan berbasis digital, meskipun mereka berada di lingkungan pembinaan.

“Melalui pemasangan wifi gratis ini, Pemerintah Kota Palu ingin memastikan bahwa anak-anak binaan tetap mendapatkan akses pembelajaran yang layak, sehingga mereka tidak kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Inhar dalam keterangannya di Palu, Minggu (8/2/2026).

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Palu atas dukungan fasilitas tersebut. Ia menekankan pentingnya fasilitas ini bagi anak binaan.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Palu Hadianto Rasyid yang telah menyediakan wifi gratis di LPKA ini sehingga anak-anak binaan dapat mengikuti kegiatan pembinaan dan pendidikan dengan lebih baik,” kata Welli.

Welli menambahkan, keberadaan fasilitas wifi gratis ini sangat bermanfaat dalam menunjang berbagai program pembinaan dan pendidikan di LPKA Kelas II Palu. Penggunaan layanan internet tersebut difokuskan untuk mendukung kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anak Mandiri serta layanan perpustakaan digital (E-Library) yang tersedia di LPKA.

Dengan adanya fasilitas ini, Welli berharap proses pembinaan dan pendidikan bagi anak binaan dapat berjalan lebih optimal. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang lebih berdaya saing dan memiliki pengetahuan yang lebih luas di masa depan.