Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memutuskan untuk meniadakan kegiatan open house di kediaman Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini digantikan dengan acara halal bihalal bersama yang mengusung semangat kesederhanaan, efisiensi biaya, serta penguatan rasa kebersamaan antarpegawai dan pimpinan daerah.

Halal Bihalal Bersama Gantikan Tradisi Open House

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, HM Ramadhani, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil langsung oleh Wali Kota Mataram. “Jika pada tahun-tahun sebelumnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Sekretaris Daerah (Sekda) menggelar open house terpisah di kediaman masing-masing, tetapi tahun ini konsep itu tidak diterapkan lagi,” ujar Ramadhani di Mataram, Jumat (20/3/2026).

Acara halal bihalal bersama dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026, bertepatan dengan hari pertama masuk kerja setelah libur dan cuti bersama Idul Fitri. Kegiatan ini akan dilaksanakan seusai apel pagi di area halaman Kantor Wali Kota Mataram.

Konsep yang diusung dalam acara ini adalah santai dan kekeluargaan. Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) akan berkontribusi secara swadaya untuk menyiapkan makanan sederhana bagi para pegawainya. Penyajian makanan pun direncanakan secara lesehan, bertujuan untuk lebih mempererat suasana kebersamaan.

Terbuka untuk Masyarakat dan Tokoh Lintas Agama

Selain dihadiri oleh para pegawai, kegiatan halal bihalal bersama ini juga terbuka luas bagi masyarakat umum, tokoh lintas agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan yang ingin bersilaturahmi dengan kepala daerah beserta jajarannya. Ramadhani menegaskan, “Meskipun fokus utamanya adalah silaturahim antarpegawai, acara halal bihalal ini juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin bersilaturahim langsung dengan pimpinan daerah dan jajaran Forkopimda.”

Masyarakat umum yang berkeinginan untuk bersilaturahmi diimbau hadir lebih awal, sekitar pukul 08.00 Wita, di Pendopo Wali Kota Mataram, mengingat acara akan dimulai pukul 09.00 Wita. Pelaksanaan acara pada hari pertama kerja ini juga memiliki tujuan ganda, yakni untuk memantau tingkat kehadiran pegawai dan memastikan pelayanan publik dapat langsung berjalan optimal pasca libur Lebaran.

“Kami berharap pegawai dan masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dengan jajaran Pemerintah Kota Mataram,” tutup Ramadhani.