Arus balik Lebaran Idul Fitri 2026 menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, masih menunjukkan angka tinggi. Kondisi ini menyebabkan seluruh tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan telah habis terjual atau full booked hingga pekan depan, tepatnya Kamis, 9 April 2026.
Ahmad Zulfian Noor, Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, mengonfirmasi lonjakan penumpang tersebut. “Arus balik pasca lebaran masih ramai, jumlah penumpang cukup padat,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia belum dapat mengaitkan kondisi ini dengan isu kenaikan harga BBM.
Pada Sabtu, 4 April 2026, Bandara Syamsudin Noor mencatat total 8.368 pergerakan penumpang. Rinciannya, 5.199 penumpang datang dan 3.169 penumpang berangkat, dengan total 80 kali penerbangan.
Senada, Surya, seorang agen travel di Banjarmasin, membenarkan bahwa tiket pesawat tujuan Bandara Syamsudin Noor telah penuh hingga Kamis pekan depan. “Semua tiket penuh hingga pekan depan. Memang kerap terjadi saat arus mudik ataupun arus balik pasca lebaran, sehingga calon penumpang harus membeli tiket jauh-jauh hari,” jelas Surya.
Dari Camesa Travel, Aisyah menambahkan, seluruh rute penerbangan menuju Banjarmasin, termasuk dari Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta, telah habis tiketnya untuk periode 1 hingga 8 April. “Semua penerbangan dari Surabaya, Yogyakarta, Semarang dan Jakarta tujuan Banjarmasin dari tanggal 1 April sampai tanggal 8 April sudah tidak tersedia lagi tiketnya,” ungkap Aisyah.
Kondisi ini memaksa banyak calon penumpang untuk menunda jadwal kepulangan mereka atau mencari alternatif transportasi lain, seperti menggunakan jasa kapal laut menuju Kalimantan Selatan.
Sebelumnya, pihak Angkasa Pura Bandara Syamsudin Noor telah menutup Posko Mudik Lebaran pada 31 Maret lalu. Selama periode mudik Lebaran 2026, Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, melayani total 187 ribu penumpang, meningkat 4,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance) di bandara tersebut tercatat sebesar 74,6%.
