Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menyiapkan lima unit bus untuk program balik gratis bagi warganya dengan tujuan Tulungagung-Surabaya. Program ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan angkutan Lebaran 2026.

Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Oki Sakti, menjelaskan bahwa pendaftaran program balik gratis telah dibuka sejak 27 Februari hingga 19 Maret 2026. Program ini ditujukan untuk memfasilitasi masyarakat Tulungagung yang ingin kembali ke kota tempat mereka bekerja secara cuma-cuma setelah merayakan Lebaran.

Penentuan tanggal pelaksanaan program pada 24 Maret 2026 didasarkan pada hasil jajak pendapat yang dilakukan Dishub Tulungagung melalui media sosial. “Karena banyak masyarakat yang melakukan poling pada tanggal 24 Maret 2026, jadi sudah kami putuskan untuk melaksanakan pada hari itu,” ujar Oki Sakti pada Sabtu (21/3/2026).

Untuk menyukseskan program ini, Dishub Tulungagung menggandeng dua Perusahaan Otobus (PO) terkemuka. “Kami menggandeng dua PO yakni PO Bagong sebanyak dua bus dan PO Harapan Jaya sebanyak tiga bus dengan trayek Tulungagung-Surabaya,” jelas Oki.

Hingga Rabu, 18 Maret 2026, jumlah pendaftar program balik gratis tercatat sebanyak 215 orang. Angka ini masih di bawah kuota yang disediakan oleh Dishub Tulungagung, yaitu 270 penumpang. Oki menambahkan, “Awalnya kuota kami sediakan 300 orang. Tapi ada perubahan karena penyesuaian bus. Jadi kami merubah kuota menjadi 270 penumpang.”

Guna memenuhi kuota tersebut, Dishub Tulungagung berencana melakukan upaya jemput bola. “Pada momen kedatangan warga yang ikut program mudik gratis, kami akan jemput bola menawarkan agar mereka juga ikut program balik gratis. Sehingga kuota balik gratis dapat dipenuhi,” ungkapnya.

Terkait pendanaan, Oki Sakti mengungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk program balik gratis angkutan Lebaran 2026 mencapai Rp300 juta. Dana ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tulungagung. “Anggaran Rp300 juta akan kami gunakan untuk biaya sewa bus, konsumsi, operasional crew bus dan panitia,” pungkasnya.