Pemerintah Kabupaten Sigi berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Capaian ini menempatkan Sigi sebagai salah satu daerah dengan pengelolaan lingkungan terbaik di Indonesia.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, mengungkapkan bahwa Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di Kabupaten Sigi mencapai angka 88,12. “Jadi Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di Kabupaten Sigi mencapai 88,12 dikategorikan baik dan melampaui target,” kata Bupati Rizal Intjenae saat dihubungi di Sigi pada Minggu (1/3/2026).

Lebih lanjut, Rizal menjelaskan bahwa Pemkab Sigi juga menduduki peringkat ke-7 terbaik secara nasional dari total 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia terkait indeks tersebut. Angka ini menunjukkan komitmen serius Sigi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Capaian positif ini juga terlihat pada indikator-indikator spesifik lainnya. “Untuk indeks kualitas udara juga melampaui target yakni 88,66 dan indeks kualitas air 82,97,” ucapnya. Sementara itu, untuk kategori kualitas lahan di daerah tersebut, Sigi mencatat nilai yang sangat tinggi, yakni 95,95.

Menurut Bupati Rizal, nilai-nilai impresif ini tidak terlepas dari implementasi program unggulan daerah. “Tentunya nilai-nilai itu tidak lepas dari implementasi terhadap program Pakagali Pakagaya Ngata untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Program “Pakagali Pakagaya Ngata” sendiri merupakan sebuah gerakan perubahan yang berfokus pada kebersihan lingkungan. “Program Pakagali Pakagaya Ngata ini merupakan gerakan perubahan berbasis kebersihan lingkungan dari desa, kecamatan hingga kabupaten,” jelas Rizal.

Bupati Rizal juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam menjaga, menata kebersihan, serta menciptakan lingkungan yang sehat di Kabupaten Sigi. Ia berharap, ke depan, partisipasi aktif masyarakat akan terus meningkat dalam mendukung kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas air, udara, dan tutupan lahan di Kabupaten Sigi.

“Harapannya Pakagali Pakagaya Ngata dapat terus menjadi landasan dalam menjaga kualitas lingkungan di daerah tersebut,” pungkasnya.

sumber gambar: gesit.id