Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyatakan dukungan penuh terhadap program “Berani Menyala” yang diinisiasi Gubernur Anwar Hafid. Program ini dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar listrik di wilayah tersebut.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menegaskan bahwa “Berani Menyala” menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat. “Tentunya ini bentuk sinergi dan solidaritas pemerintah provinsi dan pemerintah daerah sehingga program tersebut membantu masyarakat Sigi,” kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi Biromaru, Selasa (31/3/2026).
Menurut Rizal, program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan upaya menekan angka kemiskinan. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan yang terjadi. “Alhamdulillah, masyarakat yang sebelumnya hidup dengan keterbatasan, bahkan hanya bergantung pada bantuan sekitar, kini sudah bisa menikmati listrik secara mandiri. Ini perubahan yang sangat berarti,” ucapnya.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, saat meninjau rumah warga di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru untuk pemasangan jaringan listrik, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan keadilan pembangunan di sektor energi. “Listrik merupakan kebutuhan dasar. Tidak boleh ada masyarakat yang hidup dalam gelap, apalagi yang berada tidak jauh dari pusat kota,” sebut Anwar.
Anwar menambahkan, hingga saat ini program “Berani Menyala” telah menjangkau ratusan rumah warga di Sulteng, termasuk di Kabupaten Sigi. Ia memastikan perluasan program akan terus dilakukan secara bertahap. “Ini sudah titik ke 905 yang kita sambungkan listrik, tentunya pemerintah provinsi tidak akan berhenti untuk memastikan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah bisa menikmati listrik secara layak,” kata dia.
Lebih lanjut, Anwar menjelaskan bahwa setiap program pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Program ini tidak sekadar pembangunan jaringan listrik, tapi bagaimana meningkatkan kualitas hidup, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya. Ia berharap program “Berani Menyala” dapat merata di seluruh wilayah agar tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam akses energi.
Sebagai informasi, pada tahun 2025 lalu, Desa Olu di Kecamatan Lindu juga telah menikmati pemasangan jaringan listrik melalui program “Berani Menyala” dari pemerintah provinsi Sulteng.
