Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, resmi memulai program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Berani Sehat. Puskesmas Toaya ditunjuk sebagai proyek percontohan untuk program yang bertujuan meningkatkan deteksi dini dan pemantauan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni menjelaskan bahwa Puskesmas Toaya dipilih oleh pemerintah provinsi sebagai pilot project Prolanis di wilayah tersebut. “Jadi, program ini untuk meningkatkan deteksi dini dan pemantauan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melalui layanan pemeriksaan laboratorium gratis,” kata Vera saat ditemui di Banawa, Selasa (5/5/2026).

Kerja sama antara UPTD Puskesmas Toaya dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) telah berjalan sejak Desember 2025. Sebelumnya, pemeriksaan Prolanis lebih banyak mengandalkan laboratorium swasta. “Alhamdulillah, saat ini sudah tersedia layanan laboratorium pemerintah sehingga hal ini kami manfaatkan untuk masyarakat sekitar,” ucap Vera.

Program ini menyasar sejumlah wilayah di sekitar Puskesmas Toaya, termasuk Desa Marana, Sumari, Kumbasa, dan Taripa. Hingga saat ini, sebanyak 405 orang telah mengikuti pemeriksaan penyakit kronis.

Namun, Vera mengakui bahwa capaian tersebut masih di bawah target standar pelayanan minimal yang ditetapkan. “Targetnya untuk penyakit hipertensi harus mencapai 634 orang dan penderita diabetes sebanyak 346 orang, tentunya masih banyak penderita belum terlayani dengan baik,” jelasnya.

Setiap warga yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan diwajibkan untuk melakukan kontrol lanjutan setiap enam bulan sekali. Hal ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau secara berkala. “Harapannya melalui program ini kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bisa meningkat serta mampu menekan risiko komplikasi akibat penyakit kronis,” tambah Vera.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, total anggota Prolanis di seluruh wilayah Donggala mencapai 4.122 orang. Angka ini menunjukkan kebutuhan yang signifikan akan pemeriksaan laboratorium secara berkala untuk penanganan penyakit kronis di Kabupaten Donggala.