Pemerintah Indonesia memastikan pencairan (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan akan dilakukan tepat waktu menjelang Hari Raya . Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah potensi peningkatan kebutuhan konsumsi.

Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp48,7 triliun untuk pembayaran THR ASN, TNI, Polri, serta pensiunan. Pencairan dana ini dijadwalkan paling lambat sepuluh hari sebelum Hari Raya Idulfitri, yang diperkirakan jatuh pada awal April 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan stimulus ekonomi yang signifikan.

Penyaluran Bantuan Sosial Dipercepat

Selain THR, Kementerian Sosial juga mempercepat penyaluran berbagai program Bantuan Sosial (Bansos) reguler dan tambahan. Targetnya, sekitar 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan ini sebelum Lebaran 2026. Program yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Penyaluran Bansos dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk PT Pos Indonesia dan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Percepatan ini bertujuan agar masyarakat rentan memiliki akses terhadap kebutuhan pokok menjelang hari raya, sekaligus mengurangi beban pengeluaran mereka.

Dampak Ekonomi dan Pengawasan

Ekonom dari Universitas Indonesia, Dr. Budi Santoso, menyoroti pentingnya kebijakan ini.