Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, meluncurkan inovasi layanan administrasi kependudukan (Adminduk) bernama Pelari Cepat. Program ini dirancang untuk mempercepat dan mempermudah akses masyarakat, khususnya di wilayah pelosok, dalam mendapatkan dokumen kependudukan.

Pelari Cepat: Solusi Layanan Adminduk di Pelosok

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buol, Syahdan, menjelaskan bahwa Pelari Cepat merupakan singkatan dari layanan langsung rekam input cetak di tempat. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi efektif bagi warga yang kesulitan menjangkau Kantor Disdukcapil.

“Jadi masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini untuk melakukan perekaman KTP elektronik, pencetakan kartu keluarga (KK), akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), hingga dokumen kependudukan lainnya secara cepat dan gratis,” kata Syahdan di Buol, Jumat (22/5/2026).

Syahdan menambahkan, program Pelari Cepat ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan publik hingga ke tingkat desa. Dengan sistem layanan Adminduk langsung di lokasi, hambatan geografis dan biaya dapat diminimalisir.

“Tentunya melalui sistem layanan adminduk langsung di lokasi, masyarakat tidak lagi terkendala jarak, biaya transportasi dan waktu dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan,” ucapnya.

Inovasi pelayanan dukcapil ini akan terus dikembangkan untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama di wilayah terpencil, dapat memperoleh hak administrasi kependudukan mereka dengan mudah. Pemerintah daerah bertekad untuk memberikan pelayanan yang inklusif.

“Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat khususnya di wilayah terpencil melalui inovasi Pelari Cepat dapat memperoleh pelayanan adminduk dengan mudah, cepat, dan tanpa biaya,” sebut Syahdan.

Peningkatan Manfaat Kartu Identitas Anak (KIA)

Selain percepatan layanan dasar, Disdukcapil Buol juga mendorong kerja sama pemanfaatan Kartu Identitas Anak (KIA) dengan berbagai pihak. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan manfaat KIA bagi anak-anak di Buol.

“Ke depan kerja sama pemanfaatan KIA dengan sekolah, fasilitas kesehatan, pelaku usaha, dan berbagai mitra lainnya terus dilakukan agar anak-anak yang memiliki KIA dapat memperoleh kemudahan serta manfaat tambahan. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kepemilikan identitas anak sejak dini,” pungkasnya.