Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, menepis anggapan bahwa skuadnya terlalu bergantung pada megabintang Lionel Messi di ajang Piala Dunia 2026. Penegasan ini disampaikan Scaloni menyusul performa impresif Messi yang telah mencetak lebih dari separuh gol Argentina sejauh ini.
Hingga Jumat, 03 Juli 2026, Lionel Messi telah memborong enam dari total delapan gol yang dicetak Argentina di Piala Dunia 2026. Torehan gol tersebut menempatkannya di puncak daftar top skor sementara, bersanding dengan penyerang Prancis, Kylian Mbappe.
Messi langsung tancap gas dengan mencetak hat-trick ke gawang Aljazair pada laga pertama Grup J, diikuti dengan dua gol saat menghadapi Austria. Ia kemudian menambah satu gol lagi ketika Argentina melawan Yordania, meskipun saat itu ia masuk sebagai pemain pengganti.
Meskipun demikian, Scaloni menegaskan bahwa Argentina tidak hanya mengandalkan satu pemain. “Tentu saja yang ia lakukan lebih kelihatan, tapi ada satu striker lagi di dalam tim,” ujar Scaloni seperti dilansir Reuters. Ia menambahkan, “Kami menciptakan peluang dan Leo Messi, selain memang pemain hebat, dia adalah seorang striker. Apakah dia main dengan Julian (Alvarez) atau Lautaro (Martinez), kami akan mencoba agar semuanya mencetak gol seperti yang lainnya.”
Menjelang babak 32 besar melawan Tanjung Verde, Argentina berpotensi menghadapi babak perpanjangan waktu di bawah cuaca panas Miami. Ketika ditanya mengenai berapa lama Messi bisa bermain penuh dalam kondisi tersebut, Scaloni enggan berspekulasi.
“Saya kira tidak masuk akal menjawab ini sekarang. Saya tidak tahu pertandingannya akan seperti apa, apa yang dia rasakan nanti,” ucap Scaloni. Ia melanjutkan, “Dia sudah bermain dengan sangat baik. Saya harap semua berjalan dengan baik, tapi itu akan bergantung bagaimana pertandingannya nanti dan apa yang dia rasakan.”
