MATARAM – Pedagang bunga rampai di sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, meraup keuntungan besar saat perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Lonjakan omzet ini terjadi seiring tradisi ziarah kubur yang ramai dilakukan masyarakat usai menunaikan salat Id.

Kadek (45), salah satu pedagang di TPU Karang Kelok, Mataram, mengungkapkan bahwa Lebaran menjadi momen yang sangat dinantikan untuk berjualan. “Dalam setengah hari, saya bisa menjual bunga rampai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu. Biasanya sehari-hari paling banyak saya hanya dapat berjualan Rp100 ribu,” ujarnya pada Sabtu (22/3/2026).

Meskipun baru saja merayakan Hari Raya Nyepi, Kadek tetap bersemangat menjajakan bunga rampai bersama pedagang lainnya. Setiap bungkus bunga rampai dijual seharga Rp2.500, yang sengaja sudah dibungkus rapi untuk memudahkan peziarah memilih.

Untuk memastikan ketersediaan stok, Kadek telah memesan bunga rampai jauh-jauh hari dari pengepul di wilayah Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Namun, ia mengakui adanya kendala. “Bunga yang saya bawa hari ini, sedikit berkurang dan kurang variatif baik warna maupun jenisnya karena stok di petani juga kurang akibat curah hujan,” jelasnya.

Kondisi serupa dialami Fatma, pedagang bunga rampai yang telah berjualan belasan tahun. Ia menuturkan, harga bunga saat ini cenderung naik. Sebagai contoh, bunga jenis pacar air yang biasanya Rp20.000 per kilogram kini mencapai Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini dipicu oleh bertepatannya momen Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, yang keduanya membutuhkan pasokan bunga dalam jumlah besar. “Untuk menyiasati agar harga bunga rampai tetap, kami mengurangi isi dari setiap kantong bunga rampai yang dijual sehingga bisa dijual Rp2.500 per bungkus,” kata Fatma.

Selain bunga rampai, Fatma juga menjual air bersih dalam botol bekas air mineral ukuran 1,5 liter seharga Rp2.500 per botol. Ini bertujuan untuk memudahkan peziarah yang tidak membawa air dari rumah. “Alhamdulillah, tradisi ziarah kubur setelah Idul Fitri memberikan berkah untuk kami pedagang rampai dan air bersih,” pungkasnya.