Federasi Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) masih menanti kedatangan Sergio Veloso, juru taktik asal Brasil, yang digadang-gadang akan menjadi pelatih baru Tim Nasional (Timnas) voli putra Indonesia. Penunjukan Veloso menjadi prioritas menyusul kegagalan mempertahankan medali emas pada SEA Games 2025 di bawah kepelatihan Jeff Jiang.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Wakabid Binpres) PBVSI, Loudry Maspaitella, mengungkapkan bahwa pihaknya kini menunggu keputusan resmi federasi terkait penunjukan pelatih anyar tersebut. “Dari Binpres PBVSI kami menarik diri terkait keputusan pelatih baru Timnas voli putra Indonesia,” ujar Loudry saat dihubungi JPNN.com pada Kamis (7/5).

Loudry menambahkan, fokus utama saat ini adalah memastikan proses penunjukan pelatih segera rampung agar persiapan tim dapat berjalan optimal. “Kami hanya mendorong supaya pelatih baru ini bisa deal dan melakukan seleksi pemain jelang turnamen berikutnya,” tegasnya.

Sergio Veloso sebelumnya dikenal melatih tim kampus putri Filipina, Ateneo Blue Eagles. Kini, ia diharapkan dapat meramu kekuatan baru bagi Rivan Nurmulki dan kawan-kawan di Timnas voli putra Indonesia.

Pria kelahiran 17 September 1969 itu diharapkan mampu membawa perubahan signifikan. Loudry Maspaitella berharap nakhoda baru yang didatangkan merupakan pelatih asing yang kompeten untuk meningkatkan performa Timnas voli putra Indonesia.

Sebelumnya, PBVSI juga sempat menyeleksi beberapa kandidat pelatih lain selain Sergio Veloso. Namun, nama Veloso kini menjadi yang paling santer disebut untuk memimpin skuad Merah Putih.

Kedatangan Veloso sangat dinantikan untuk segera memulai seleksi pemain, mengingat Timnas voli putra Indonesia akan menghadapi turnamen penting berikutnya, yakni AVC Nations Cup yang akan diselenggarakan di India.