Majelis Dakwah Pengurus Besar (PB) Alkhairaat telah melepas dua tim dakwah Ramadan untuk menyebarkan syiar Islam di berbagai wilayah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pelepasan tim dilakukan dari Kantor PB Alkhairaat di Kota Palu pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Dua Tim Dakwah Dikerahkan
Ketua Umum PB Alkhairaat, HS Mohsen Alaydrus, menjelaskan bahwa dua tim dakwah telah diturunkan. “Sudah dua tim dakwah yang kita turunkan. Yang pertama adalah Tim Dai Muda Alkhairaat yang khusus kami tugaskan di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Mohsen Alaydrus di Palu, Sabtu.
Pelepasan tim ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Alkhairaat Jamaluddin Mariadjang, sejumlah pengurus PB Alkhairaat, serta Sekretaris Majelis Dakwah PB Alkhairaat M. Harsin Komba Gotian.
Tim pertama, yakni Tim Dai Muda Alkhairaat, didistribusikan oleh pemerintah daerah melalui jajaran camat dan pengurus Alkhairaat setempat. Para dai muda ini tidak hanya memberikan ceramah, tetapi juga mengisi kultum di masjid serta melakukan pembinaan generasi muda.
“Di sana mereka, disamping memberikan ceramah, juga memberikan kultum, pembinaan baca tulis Al Quran, pesantren kilat, dan kajian-kajian lainnya,” tambah Mohsen Alaydrus, merinci kegiatan yang akan dilakukan para dai muda.
Prioritas Wilayah dan Pesan Persatuan
Sementara itu, tim kedua yang dilepas merupakan tim dakwah senior yang secara rutin memenuhi permintaan masyarakat setiap tahun. Namun, Mohsen Alaydrus menyebut bahwa pada tahun ini tidak seluruh kabupaten dapat dijangkau karena berbagai pertimbangan.
PB Alkhairaat memprioritaskan beberapa daerah untuk safari dakwah tahun ini, antara lain Kota Palu, Kabupaten Morowali, Morowali Utara, dan Poso. Adapun daerah lain akan dijadwalkan pada tahap berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mohsen Alaydrus juga mengingatkan para dai agar dalam menyampaikan dakwah senantiasa mengedepankan pesan persatuan dan kesejukan di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat Ramadan.
