Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Widjaja, menegaskan bahwa keikutsertaan pebulu tangkis muda Alwi Farhan dalam turnamen bergengsi All England 2026 memiliki misi yang lebih dalam dari sekadar mengejar kemenangan. Menurut Indra, ajang bulu tangkis tertua di dunia ini merupakan panggung krusial bagi Alwi untuk mengasah mental dan memperkaya pengalaman bertanding di level tertinggi.

Indra Widjaja menekankan bahwa debut Alwi Farhan di All England harus dimaknai sebagai tahapan pembelajaran yang berharga. Terutama, dalam menghadapi atmosfer pertandingan yang jauh berbeda dan lebih intens dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya yang pernah diikuti Alwi.

Pembentukan Mental di Tengah Tekanan All England

Lebih lanjut, Indra mengingatkan bahwa All England memiliki karakter unik yang kerap memberikan tekanan mental signifikan bagi para pemain muda. Oleh karena itu, kesempatan tampil di ajang tersebut dinilai sangat esensial untuk perkembangan karier Alwi di masa mendatang.

“Membawa Alwi (Farhan) pertama kali ke All England, saya berpesan bahwa ini melalui proses-proses pertandingan yang belum dan baru akan dilalui,” ujar Indra Widjaja.

Ia menambahkan, “Memang kata orang All England itu suasana atau atmosfernya angker, tetapi saya rasa ini pengalaman yang baik untuk dia.”

Indra berharap, Alwi Farhan dapat menikmati setiap pertandingan yang ia jalani tanpa beban berlebihan. Selain itu, All England 2026 diharapkan menjadi pijakan awal yang kokoh bagi Alwi untuk menatap dan bersaing di turnamen-turnamen besar lainnya di masa depan.