Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, tidak dapat menyembunyikan antusiasmenya menyambut kembalinya Derbi DIY di panggung tertinggi sepak bola nasional. Duel sarat gengsi antara PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta dipastikan akan kembali tersaji di Super League 2026/27 setelah Super Elja sukses meraih promosi ke kasta elite.
Setelah bertahun-tahun terpisah kasta, rivalitas dua klub kebanggaan Daerah Istimewa Yogyakarta itu akhirnya kembali hidup di level tertinggi. Kepastian promosi PSS Sleman langsung memanaskan atmosfer sepak bola Jogja bahkan sebelum musim baru dimulai.
Nova Arianto Soroti Magnet Derbi DIY
Nova Arianto menyebut Derbi DIY bukan sekadar pertandingan biasa. Menurutnya, laga tersebut bakal menjadi magnet besar yang menyedot perhatian publik sepak bola nasional karena rivalitas, sejarah panjang, hingga fanatisme suporter kedua tim.
“Pastinya saya senang PSS bisa kembali ke Liga 1,” ujar Nova Arianto saat ditemui di Sleman.
Pria yang pernah membela PSS pada awal 2000-an itu mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Super Elja. Untuk itu, ia turut bangga melihat klub asal Sleman tersebut kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Mantan asisten Shin Tae-yong ini juga meyakini kehadiran Derbi DIY bakal membuat kompetisi musim depan makin panas dan kompetitif. Atmosfer tribune diprediksi menjadi salah satu yang paling menggetarkan di Liga 1, menambah daya tarik tersendiri bagi Super League 2026/27.
