Petenis muda Italia, Lorenzo Musetti, berhasil menyingkirkan sesama bintang Top 10, Taylor Fritz, pada babak keempat Australian Open (AO) 2026. Kemenangan ini mengantarkannya melaju ke babak perempat final untuk menantang juara bertahan, Novak Djokovic.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Rod Laver Arena, Melbourne, Senin (26/1/2026), Musetti tampil dominan dengan pukulan-pukulan tajamnya. Ia mencetak kemenangan tiga set langsung 6-2, 7-5, 6-4. Hasil ini sekaligus menandai penampilan perempat final Grand Slam keempatnya dan yang pertama kali di turnamen bergengsi di Melbourne tersebut.

Performa Servis Musetti yang Memukau

Musetti menunjukkan performa servis yang luar biasa sepanjang pertandingan. Ia mencatatkan 13 ace dan memenangi 84 persen poin servis pertamanya.

“Saya rasa hari ini servis saya benar-benar berjalan dengan baik,” kata Musetti, dikutip dari ATP. “Saya rasa saya membuat salah satu penampilan ace terbaik dalam karier saya sejauh ini, jadi saya sangat, sangat senang.”

Petenis berusia 23 tahun itu juga mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian di awal musim ini. “Ketika saya menyelesaikan musim lalu cukup terlambat, tujuannya adalah untuk memulai dengan baik tahun ini, karena saya belum pernah melewati minggu pertama di sini,” ujarnya.

“Mencapai final di Hong Kong, memenangi ganda di Hong Kong dan sekarang berada di perempat final, bagi saya, ini benar-benar sebuah mimpi,” tambah Musetti.

Tantangan Berat Menanti: Novak Djokovic

Di babak perempat final, unggulan kelima Musetti akan berhadapan dengan Novak Djokovic, juara bertahan Australian Open sebanyak 10 kali. Djokovic sendiri mencapai perempat final setelah petenis Ceko Jakub Mensik mundur karena cedera otot perut.

Rekor pertemuan (head to head) antara Djokovic dan Musetti menunjukkan dominasi petenis Serbia tersebut, dengan keunggulan 9-1. Djokovic juga akan memasuki pertandingan perempat final pada Rabu (28/1) dengan enam kemenangan beruntun melawan petenis Italia itu.

Musetti Tampil Tanpa Kelelahan

Dua hari setelah melakoni pertandingan lima set selama empat jam 27 menit melawan Tomas Machac, Musetti tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan di bawah terik matahari siang. Ia mampu mendikte permainan dari garis belakang, mencetak 33 winner, dan menggunakan forehand topspin-nya yang kuat untuk memancing kesalahan dari Fritz.

Di sisi lain, Taylor Fritz kesulitan di awal pertandingan untuk mendaratkan servisnya, menyelesaikan set pertama dengan persentase servis pertama hanya 42 persen, menurut statistik ATP. Meskipun Fritz menemukan ritme yang lebih baik dalam servisnya seiring berjalannya pertandingan, ia tidak mampu membuat terobosan dalam pengembalian bola (0/2 pada break point).

Fritz sempat memanggil fisioterapis pada kedudukan 3-2 di set kedua, dengan plester di tangan kiri dan kanannya.

Musetti, juara dua kali di level tur, berhasil mematahkan servis Fritz tanpa kehilangan poin pada kedudukan 5-5 di set kedua, memungkinkannya untuk melakukan servis dan unggul dua set berbanding nol. Ia kembali mematahkan servis Fritz di gim pembuka set ketiga, terus melangkah maju, dan mengamankan kemenangan setelah dua jam tiga menit.

Penyesuaian Strategi di Lapangan Keras

Ketika ditanya tentang penyesuaian yang telah ia lakukan untuk meningkatkan permainannya di lapangan keras, Musetti menjelaskan strateginya.

“Saya jelas meningkatkan servis saya dan terutama mencoba untuk lebih agresif dengan forehand dan mencoba menggunakan variasi saya untuk memimpin permainan,” kata Musetti.

“Seperti hari ini, dengan forehand mencoba membuka lapangan dan membuat lawan bergerak. Saya pikir sebelumnya, saya mulai bermain terlalu jauh dan saya sedikit terlalu pasif dalam reli,” lanjutnya.

Petenis nomor lima dunia itu menambahkan, “Pelatih saya selalu menyuruh saya untuk sedikit lebih agresif dan mencoba untuk mengambil inisiatif, memimpin reli. Itulah yang saya lakukan hari ini.”

Musetti berkompetisi di peringkat tertinggi dalam kariernya dua pekan ini. Tahun lalu, ia mencatatkan rekor terbaik dalam kariernya dengan 45 kemenangan pertandingan di level tur dan berkompetisi di ATP Finals akhir tahun untuk pertama kalinya.

Dengan kemenangan ini, Musetti meningkatkan catatannya menjadi 4-3 dalam head to head melawan Fritz. Kemenangan ini juga menandai kemenangan pertamanya di lapangan keras melawan Fritz, yang sebelumnya mengalahkan peraih medali perunggu tunggal putra Olimpiade 2024 Paris itu di Turin pada November.