Anggota Komisi V DPR RI, H. Mori Hanafi, menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam pembangunan Pelabuhan Kilo di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Ia menekankan bahwa proyek ini harus memberikan dampak nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

“Pengawasan harus diperketat agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan tidak menyimpang. Yang paling penting, pelabuhan ini harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mori Hanafi saat meninjau lokasi proyek bersama Bupati Dompu Bambang Firdaus pada Rabu.

Pastikan Proyek Tepat Sasaran

Peninjauan yang dilakukan oleh Mori Hanafi bersama rombongan bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Kilo berjalan optimal dan tepat sasaran. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional yang menjadi fokus pengawasan Komisi V DPR RI.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Dompu Muttakun beserta anggota, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Calabai Prayitno, Camat Kilo, para kepala desa, serta tokoh masyarakat Kecamatan Kilo.

Mori Hanafi menekankan bahwa proyek pelabuhan bernilai miliaran rupiah ini harus direncanakan dan dilaksanakan secara matang. Ia mengingatkan agar proyek tersebut tidak menjadi mubazir dan memastikan kesiapan fasilitas operasional sejak awal.

“Jangan sampai hanya bangunan fisik tanpa kesiapan operasional. Itu harus dipikirkan sejak awal,” tegasnya.

Dampak Strategis bagi Ekonomi Lokal

Lebih lanjut, Mori Hanafi menyoroti posisi strategis Pelabuhan Kilo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pelabuhan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil perikanan dan pertanian, serta membuka peluang pengembangan sektor pariwisata di wilayah Dompu.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian integral dari fungsi pengawasan DPR RI, khususnya Komisi V, dalam memastikan pembangunan infrastruktur transportasi laut di daerah berjalan sesuai rencana dan memberikan kontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat.