SELASA, 24 Maret 2026 – Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, menunjukkan ekspresi berbeda usai gelaran MotoGP Brasil. Bukan raihan podium atau hasil fantastis yang menjadi sorotan utamanya, melainkan satu momen singkat yang penuh makna: keberhasilannya menyalip Marc Marquez.

Quartararo menuntaskan balapan di posisi keenam. Meskipun secara angka belum tergolong istimewa, capaian ini menandai kemajuan penting jika dibandingkan dengan hasil seri pembuka musim yang hanya finis di urutan ke-14. Hasil ini juga menjadi indikator positif di tengah fase adaptasinya dengan motor baru Yamaha V4 yang belum sepenuhnya “jinak”.

Balapan di Brasil sendiri dimulai dengan menjanjikan bagi pembalap berjuluk El Diablo tersebut. Memulai start dari posisi keempat, Quartararo langsung tampil agresif sejak awal. Di tikungan pertama, ia sukses merangsek ke posisi kedua, bahkan sempat melewati Marc Marquez dan Marco Bezzecchi dalam manuver berani yang langsung menyita perhatian.

Namun, duel sengit dengan Marc Marquez tidak berlangsung lama. Pada lap ketiga, di trek lurus, Quartararo harus rela kembali kehilangan posisinya. Keunggulan kecepatan motor lawan membuatnya tak mampu mempertahankan keunggulannya.

Meski demikian, bagi Quartararo, momen singkat tersebut memiliki arti lebih dari sekadar posisi finis. Raut wajahnya seusai MotoGP Brasil jelas menunjukkan bahwa bisa menyalip Marc Marquez, sang juara dunia delapan kali, adalah pencapaian personal yang sangat membahagiakan, terlepas dari hasil akhir balapan.