Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat aduan masyarakat dengan memperbaiki 21 titik kerusakan di ruas jalan nasional Cikopo–Sadang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa (7/4/2026). Penanganan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan konektivitas pengguna jalan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan prioritas utama dalam penanganan ini. “Konektivitas harus tetap terjaga, namun yang paling utama adalah keselamatan pengguna jalan. Karena itu penanganan dilakukan secara cepat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Penanganan kerusakan jalan ini dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah patching dengan Campuran Aspal Panas (CAP) di sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU untuk menjaga kemantapan jalan nasional.
Sebelumnya, ruas jalan Cikopo–Sadang dilaporkan dalam kondisi mantap dan bebas lubang selama masa mudik Lebaran 2026, berkat penanganan sementara menggunakan metode Salob. Namun, curah hujan yang masih tinggi dan kondisi cuaca ekstrem belakangan ini kembali memicu munculnya kerusakan pada badan jalan.
Kementerian PU menyatakan akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi jalan, terutama pada ruas-ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi dan rentan terhadap kerusakan akibat faktor cuaca. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, khususnya dalam kondisi hujan, serta dapat melaporkan kerusakan infrastruktur jalan melalui kanal pengaduan resmi untuk segera ditindaklanjuti.
