Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta untuk menyambut ajang FIFA Series 2026. Peninjauan langsung fasilitas dilakukan untuk menjamin Indonesia siap menjadi tuan rumah turnamen internasional tersebut.
Inspeksi Fasilitas dan Kualitas Lapangan
Dalam keterangan resmi Kemenpora, Erick Thohir meninjau langsung fasilitas pertandingan dan latihan di kompleks GBK pada Rabu, 18 Maret 2026. Fokus utama inspeksi adalah memastikan kualitas rumput lapangan Stadion Utama GBK yang akan menjadi arena utama pertandingan.
Saat berdialog dengan jajaran PSSI di lapangan, Erick Thohir secara lugas menanyakan kesiapan fasilitas. “Jadi intinya sudah siap ya (untuk FIFA Series)?” tanya Erick, menegaskan harapannya akan kesempurnaan persiapan.
Selain Stadion Utama GBK, Menpora juga meninjau Stadion Madya yang direncanakan akan digunakan sebagai lapangan latihan bagi tim-tim peserta turnamen. Kesiapan kedua stadion ini menjadi krusial untuk penyelenggaraan yang sukses.
Komitmen Indonesia sebagai Tuan Rumah
Erick Thohir menekankan pentingnya Indonesia menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan maksimal kepada tim nasional Indonesia yang akan berlaga.
“Kita harus tunjukkan Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk ajang internasional seperti FIFA. Jangan lupa untuk berikan dukungan penuh untuk Timnas Indonesia,” ujar Erick, menggarisbawahi komitmen ganda tersebut.
Format dan Peserta FIFA Series 2026
Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 yang diikuti oleh empat negara. Selain Timnas Indonesia, turnamen ini akan diramaikan oleh Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis.
Turnamen ini akan mengadopsi format semifinal, yang kemudian dilanjutkan dengan pertandingan final dan perebutan tempat ketiga. Setiap tim dijadwalkan akan memainkan dua pertandingan dalam rangkaian FIFA Series 2026 ini.
