Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat akses kelola hutan bagi masyarakat melalui program perhutanan sosial di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Penegasan ini disampaikan menyusul penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan (KTH) di IKN pada Sabtu, 28 Februari 2026.

SK tersebut mencakup total luas 833 hektare yang akan dikelola oleh 140 Kepala Keluarga (KK). Raja Antoni menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Salam hormat kepada para kelompok petani hutan dari Pak Presiden Prabowo Subianto, ini sekali lagi saya tegaskan adalah program unggulan Pak Presiden, di mana kemudian hutan sebagai sumber daya alam dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Menhut Raja Antoni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Empat KTH yang menerima SK Perhutanan Sosial tersebut adalah KTH Meranti Bakungan Makmur, KTH Sentosa Rimba, KTH Quarry, dan KTH Perjuangan Penjaga Hutan Teluk Pandan.

Raja Antoni menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kepastian legal bagi masyarakat dalam memanfaatkan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa penyerahan SK di IKN ini merupakan bagian dari target nasional.

“Kita sama-sama menyerahkan surat keputusan perhutanan sosial di empat KTH ini bagian dari 8,3 juta sertifikat perhutanan sosial yang sudah dibagikan kepada masyarakat,” kata Raja Antoni.

Mantan Wakil Kepala Otorita IKN ini menekankan pentingnya aspek legal untuk memastikan masyarakat dapat mengelola hutan secara maksimal, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Banyak hal yang masih harus diselesaikan salah satunya memastikan ada aspek legal kepada masyarakat, mereka dapat memanfaatkan hutan dengan maksimum meningkatkan kesejahteraan sekaligus tentu menjaga kelestarian hutan,” tambahnya.

Penyerahan SK di IKN memiliki makna khusus bagi Raja Antoni. Ia menyebut IKN sebagai “Ibu Kota impian” yang mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto.

“Acaranya spesial karena diselenggarakan di IKN, sebuah lokasi yang benar-benar menjadi impian, cita-cita sekaligus manifestasi dari keinginan besar rakyat Indonesia memiliki ibu kota yang baru, Ibu Kota Nusantara,” tutur Menhut.
“Alhamdulillah kita melihat ada dukungan politik dari Presiden Prabowo Subianto yang sangat kuat. Ini pemberian sertifikat perhutanan sosial yang sangat spesial karena dibagikan di IKN,” lanjutnya.

Selain penyerahan SK, Menhut Raja Antoni bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono juga melakukan kegiatan penanaman dan peninjauan hasil Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) pemeliharaan tahap kedua di IKN.

sumber gambar: antara.com