Legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya, baru-baru ini mengenang sosok mendiang Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI yang juga mantan Ketua Umum PP PBSI. Candra membagikan kisahnya saat pertama kali menjejakkan kaki di Pelatnas Cipayung pada tahun 1992, sebuah era yang tak lepas dari peran sentral Try Sutrisno.

Candra Wijaya, yang lahir pada 16 September 1975, menjadi bagian dari Pelatnas Cipayung di masa kepemimpinan Try Sutrisno. Pada awal kariernya sebagai atlet pratama nasional, suami Caroline Indriani ini bahkan sempat menerima arahan langsung dari Try Sutrisno.

Melalui akun media sosial pribadinya, Candra mengungkapkan, “Teringat ketika kali pertama menginjakan kaki di Kawah Chandradhimuka Pelatnas Cipayung tahun 1992–1993, di mana tempat tersebut diprakarsai oleh Ketum PP PBSI Bapak Try Sutrisno bersama pengurus, dan tim pendukung.” Ia melanjutkan, “Kami menjadi salah satu atlet yang terjaring menjadi pemain pratama nasional ketika itu.”

Try Sutrisno menjabat sebagai Ketua Umum PBSI selama dua periode, yakni dari tahun 1985–1989 dan 1989–1993. Di bawah kepemimpinannya, bulu tangkis Indonesia menorehkan sejarah emas dengan meraih medali emas perdana Olimpiade Barcelona 1992 melalui Alan Budikusuma di sektor tunggal putra dan Susi Susanti di tunggal putri.

Tidak hanya itu, berbagai prestasi bergengsi juga lahir di ajang All England. Susi Susanti berhasil meraih gelar juara pada tahun 1990 dan 1991, disusul oleh Ardy Wiranata pada tahun 1991, serta pasangan ganda putra Rudy Gunawan/Eddy Hartono pada tahun 1992. Pencapaian-pencapaian ini menjadi bukti nyata kontribusi besar Try Sutrisno dalam memajukan bulu tangkis Indonesia di kancah internasional.

sumber gambar: jpnn.com