Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kolaborasi antara talenta dan dunia usaha/industri melalui program Talent and Innovation Hub (TIH). Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengatasi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan bahwa TIH dirancang sebagai solusi atas kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. “Program ini merupakan bagian dari transformasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang tidak lagi hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mendorong inovasi dan kewirausahaan,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
TIH merupakan evolusi dari Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK), yang kini berfungsi sebagai ekosistem komprehensif. Ekosistem ini menghubungkan pelatihan, inovasi, dan kebutuhan industri secara sinergis. Melalui pendekatan ini, Kemnaker tidak hanya mempersiapkan talenta sebagai pencari kerja, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi pencipta lapangan kerja.
“Kita ingin balai ini menjadi tempat bertemu, tempat berdiskusi, tempat mengembangkan ide, mengembangkan inovasi, mengembangkan kewirausahaan. Dan insya Allah balai kita siap memfasilitasi itu,” kata Menaker Yassierli.
Program Unggulan Talent and Innovation Hub
Kegiatan dalam TIH mencakup berbagai program penguatan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Beberapa di antaranya adalah pengembangan keterampilan digital, kecerdasan buatan (AI), kewirausahaan, serta program peningkatan kapasitas khusus bagi penyandang disabilitas. Peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek untuk menghasilkan solusi atau produk yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Selain itu, TIH juga menghadirkan program inkubasi bisnis bagi startup dan pelaku usaha. Dalam tahap ini, peserta mendapatkan pendampingan intensif untuk mengembangkan ide usaha, melakukan validasi pasar, hingga menyusun model bisnis yang berkelanjutan. Sesi berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan talkshow juga diselenggarakan untuk membahas isu-isu strategis seperti inovasi talenta, kebutuhan industri, serta praktik rekrutmen inklusif.
“Melalui Talent and Innovation Hub, kita ingin memastikan Indonesia tidak hanya memiliki talenta unggul, tetapi juga mampu memberdayakan talenta untuk menciptakan inovasi inklusif yang berdampak,” tegas Yassierli.
TIH juga memfasilitasi business matching, sebuah platform yang mempertemukan talenta, startup, dan pelaku usaha dengan dunia industri serta calon investor. Hal ini bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dan akses pendanaan yang lebih luas.
