Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan telak 3-1 atas tuan rumah Persik Kediri dalam laga pekan ke-33 Super League. Pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (16/5) tersebut menjadi ajang kebangkitan Macan Kemayoran setelah sebelumnya takluk dari Persib.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyoroti peran krusial para pemain pengganti yang masuk di babak kedua. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi kunci kemenangan timnya.
Peran Krusial Pemain Pengganti
“Hari ini pemain pengganti membuat perbedaan besar bagi tim kami,” tutur Souza, seperti dikutip dari laman resmi Persija pada Sabtu (16/5). Pergantian pemain dilakukan secara bertahap oleh pelatih asal Brasil tersebut.
Pada menit ke-54, Souza memasukkan Gustavo Almeida dan Maxwell untuk menggantikan Mauro Zijlstra dan Alaeddine Ajaraie. Delapan menit berselang, tepatnya menit ke-62, ia kembali melakukan perubahan dengan menarik keluar Jean Mota dan Jordi Amat, lalu memasukkan Van Basty Sousa dan Witan Sulaemen.
Strategi pergantian pemain ini terbukti efektif. Setelah empat pemain baru masuk, Persija langsung berbalik unggul. Gustavo Almeida menjadi bintang dengan memborong dua gol dalam kurun waktu tiga menit.
Gol pertama Gustavo tercipta pada menit ke-64 melalui sundulan kepala setelah menyambut umpan silang dari Maxwell. Tak lama kemudian, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan memanfaatkan umpan matang dari Witan Sulaemen.
Souza mengakui ada momen di mana Persik tampil lebih baik, namun secara keseluruhan Persija mampu mengendalikan jalannya pertandingan. “Ada momen dalam pertandingan ketika mereka lebih baik dari kami, tapi saya pikir secara keseluruhan kami lebih mengendalikan permainan,” jelasnya.
Kemenangan ini, menurut Souza, membawa kebahagiaan bagi para suporter setia, Jakmania, terutama setelah timnya mengalami kekalahan dari Persib di pertandingan sebelumnya.
