Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara MotoGP 2026. Performa impresifnya di lintasan, ditambah dukungan dari legenda balap Valentino Rossi, dinilai menjadi kombinasi yang bisa mengancam dominasi juara bertahan Marc Marquez.
Penampilan kompetitif Bezzecchi yang konsisten sejak musim lalu hingga awal 2026 membuat namanya semakin diperhitungkan dalam perebutan gelar juara dunia.
Performa Konsisten Sejak 2025 Jadi Modal Kuat
Bezzecchi menunjukkan peningkatan signifikan sejak bergabung dengan Aprilia. Pada musim 2025, ia sukses mengamankan tiga kemenangan dan finis di posisi ketiga klasemen akhir. Momentum positif tersebut berlanjut di awal musim 2026.
Dalam seri pembuka di Thailand Grand Prix, Bezzecchi tampil cepat sepanjang akhir pekan. Meski sempat terjatuh saat memimpin Sprint Race, ia mampu bangkit dan meraih kemenangan di balapan utama. Hasil itu menempatkannya di papan atas klasemen sementara, sekaligus mempertegas statusnya sebagai penantang serius musim ini.
Efek Valentino Rossi Tak Bisa Diabaikan
Peran Valentino Rossi dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik perkembangan pesat Bezzecchi. Sebagai bagian dari akademi VR46, Bezzecchi mendapat pembinaan langsung dari salah satu legenda terbesar MotoGP tersebut.
Mantan pembalap MotoGP, Alex Barros, menilai dukungan Rossi memberi keunggulan tersendiri bagi Bezzecchi. “Bezzecchi punya peluang besar karena ia didukung Valentino. Itu bukan hal kecil,” ujar Barros. Menurutnya, kombinasi antara pengalaman Rossi dan performa teknis Aprilia membuat Bezzecchi mampu bersaing di level tertinggi.
Aprilia Makin Kompetitif, Rossi Ingatkan Tantangan
Selain faktor pembalap, peningkatan performa motor Aprilia juga menjadi kunci. Performa mereka di Thailand menunjukkan bahwa pabrikan asal Italia itu kini mampu menandingi dominasi Ducati. Dengan paket motor yang semakin kompetitif, peluang Bezzecchi untuk konsisten finis di posisi terdepan semakin terbuka.
Namun demikian, persaingan tetap tidak mudah mengingat Marc Marquez masih menjadi tolok ukur utama di lintasan. Menariknya, Valentino Rossi sendiri justru memberikan pandangan realistis terkait peluang anak didiknya. Ia menilai bahwa Aprilia masih sedikit tertinggal dibandingkan Ducati dari sisi performa keseluruhan.
Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun Bezzecchi memiliki potensi besar, jalan menuju gelar juara dunia tetap penuh tantangan. MotoGP 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Selain Bezzecchi dan Marquez, sejumlah pembalap lain juga berpotensi mengganggu perebutan gelar.
Konsistensi, minim kesalahan, serta kemampuan beradaptasi di berbagai sirkuit akan menjadi faktor penentu dalam perburuan gelar juara. Dengan dukungan Valentino Rossi yang tak bisa diabaikan, Marco Bezzecchi kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi ancaman nyata dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
