Manchester United dilaporkan menunjukkan minat serius untuk memboyong gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, pada bursa transfer musim panas mendatang. Klub berjuluk Setan Merah itu bahkan disebut siap menggelontorkan dana fantastis mencapai Rp1,7 triliun demi mendapatkan tanda tangan pemain tim nasional Italia tersebut.
Prioritas Lini Tengah dan Potensi Kepergian Casemiro
Ketertarikan Manchester United terhadap Tonali bukan tanpa alasan. Posisi gelandang bertahan menjadi salah satu area yang menjadi prioritas utama klub untuk diperkuat musim depan, terutama menyusul adanya potensi kepergian gelandang veteran Casemiro. Kehadiran Tonali diharapkan dapat membawa energi, kontrol lini tengah, serta kualitas yang dibutuhkan tim asuhan Erik ten Hag.
Fabrizio Romano Konfirmasi Minat Manchester United
Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, mengonfirmasi adanya ketertarikan konkret dari Manchester United terhadap Sandro Tonali. Menurut Romano, nama Tonali telah masuk dalam daftar prioritas transfer Setan Merah untuk musim panas ini. Rekam jejak impresif Tonali di Liga Primer Inggris sejak kepindahannya dari AC Milan menjadi salah satu faktor utama yang menarik perhatian klub-klub top.
Romano juga mengungkapkan bahwa Manchester United telah menjalin komunikasi dengan agensi yang mewakili Tonali. “Manchester United mempertahankan hubungan yang sangat baik dengan agensi yang mewakili Bruno Guimaraes. Itu benar, pertemuan itu terjadi dan Manchester United mempertahankan hubungan yang sangat baik dengan agensi yang mewakili Bruno,” ujar Romano, mengacu pada pertemuan yang juga membahas pemain lain yang menjadi incaran MU.
Duet Ideal dengan Kobbie Mainoo
Pihak Manchester United melihat Sandro Tonali sebagai sosok yang ideal untuk membentuk kemitraan dinamis di lini tengah bersama gelandang muda berbakat, Kobbie Mainoo. Kombinasi gaya bermain Tonali yang energik dan cakupan lapangan luas, dipadukan dengan kemampuan teknis Mainoo, dinilai akan menjadi aset berharga bagi tim di bawah rezim manajerial baru.
Meskipun Tonali baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dengan Newcastle hingga tahun 2029 dengan opsi tambahan satu tahun, laporan mengindikasikan bahwa sang pemain tidak menutup kemungkinan untuk pindah. Agen Tonali sebelumnya telah mengisyaratkan adanya keinginan kliennya untuk mempertimbangkan hengkang di musim panas. Hal ini memicu spekulasi bahwa Newcastle mungkin terpaksa mempertimbangkan tawaran besar jika sang pemain menunjukkan keinginan kuat untuk pindah.
Newcastle Pasang Harga Tinggi dan Aturan PSR
Newcastle United sendiri dikabarkan tidak ingin kehilangan salah satu aset berharga mereka. Klub berjuluk The Magpies tersebut mematok harga di kisaran £100 juta atau sekitar Rp1,7 triliun bagi klub mana pun yang ingin merekrut Sandro Tonali. Harga ini mencerminkan keyakinan Newcastle bahwa Tonali termasuk dalam jajaran gelandang elit di liga top Eropa.
Situasi keuangan Newcastle United juga menjadi faktor krusial. Aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) yang diterapkan di Liga Primer Inggris membatasi pengeluaran klub. Hal ini mendorong Newcastle untuk menyeimbangkan ambisi dengan kepatuhan finansial, yang berpotensi membuat mereka lebih terbuka untuk menjual pemain jika ada tawaran yang sangat menggiurkan.
Persaingan Ketat dan Preferensi Tonali
Manchester United tidak sendirian dalam perburuan Sandro Tonali. Klub-klub besar Liga Primer lainnya seperti Manchester City dan Arsenal juga dikabarkan menunjukkan minat yang kuat terhadap pemain berusia 25 tahun tersebut. Persaingan ini diperkirakan akan semakin memanas menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.
Selain itu, laporan juga menyebutkan bahwa Tonali memiliki preferensi untuk kembali ke Italia jika meninggalkan Newcastle. Klub-klub Serie A seperti AC Milan, Napoli, dan Juventus disebut-sebut tertarik padanya. Kondisi ini menambah kompleksitas negosiasi bagi Manchester United untuk mengamankan tanda tangan sang gelandang.
Ancaman Kehilangan Tonali dan Guimaraes
Kondisi Newcastle United yang saat ini berada di papan tengah klasemen Liga Primer dan kemungkinan tidak lolos ke kompetisi Eropa musim depan, dapat memengaruhi keputusan beberapa pemain kunci. Selain Tonali, rekan setimnya, Bruno Guimaraes, juga dikabarkan menjadi incaran Manchester United.
Jika Newcastle gagal mengamankan tiket ke Liga Champions, klub mungkin terpaksa menjual salah satu dari duo gelandang tersebut untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka. Fabrizio Romano juga mengonfirmasi adanya pertemuan antara agen Bruno Guimaraes dengan Manchester United, menunjukkan bahwa Setan Merah tengah menjajaki berbagai opsi di lini tengah. Namun, laporan lain menyebutkan bahwa fokus utama United kini lebih kepada Tonali, Elliot Anderson, dan Adam Wharton sebagai target utama pengganti Casemiro.
