PT Lestari Tani Teladan (LTT) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan berfokus pada empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, yang dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, program CSR kami difokuskan pada empat pilar utama yang menyentuh kebutuhan dasar warga,” ujar Manajemen PT LTT Kartina dalam acara buka puasa bersama wartawan di Palu, Rabu (25/2/2026).
Fokus Empat Pilar Pembangunan
Kartina menjelaskan, seluruh program CSR LTT dijalankan secara terarah melalui empat pilar utama sebagai bentuk komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Pilar-pilar tersebut mencakup:
- Kesehatan: Perusahaan menjalankan berbagai program peningkatan layanan kesehatan masyarakat, mulai dari dukungan untuk posyandu, penyuluhan gizi, hingga pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah sekitar operasional. Upaya ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat akses terhadap layanan dasar.
- Pendidikan: PT Lestari Tani Teladan memberikan dukungan berupa bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Program ini diharapkan dapat mendorong pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah binaan.
- Ekonomi: Perusahaan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pendampingan kelompok tani guna menciptakan kemandirian ekonomi warga.
- Lingkungan: Berbagai program pelestarian alam juga dijalankan, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
Aksi Tanggap Bencana
Selain menjalankan program berkelanjutan, LTT juga menunjukkan kepedulian saat terjadi bencana banjir di sejumlah wilayah operasional. Berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan masyarakat, perusahaan menurunkan alat berat untuk membantu pembersihan material banjir serta melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak, termasuk akses jalan dan fasilitas umum.
Kartina menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan pascabencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar. “Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Dengan dukungan alat berat dan perbaikan infrastruktur, kami berharap aktivitas warga dapat segera pulih dan roda perekonomian kembali berjalan,” harapnya.
Melalui implementasi empat pilar CSR serta aksi tanggap darurat tersebut, PT Lestari Tani Teladan menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
