Musisi soul-pop asal Denmark, Lukas Graham, kembali menyapa penggemar dengan merilis lagu terbarunya, “To Know A Girl”, melalui Virgin Music Group. Karya ini menandai kembalinya Lukas Graham pada gaya penceritaan folk dan instrumentasi akustik yang telah membentuk identitas musik awalnya, dengan pengaruh kuat dari tradisi musik Irlandia.

Lukas Graham tumbuh di Christiania, sebuah komunitas berjiwa bebas di Kopenhagen, di mana ia kerap berinteraksi dengan musisi folk yang singgah di rumah keluarganya. Pertemuan-pertemuan ini memperkenalkan tradisi musik Irlandia yang sangat digemari ayahnya, menjadi fondasi musikalitasnya. Lagu “To Know A Girl” secara langsung menyalurkan atmosfer tersebut, menghadirkan nuansa pulang ke rumah dan kembali terhubung dengan esensi bermusik. Lagu ini juga menjadi bocoran untuk album yang akan dirilis pada musim panas ini, merefleksikan fokus baru pada gaya narasi dan akar musikal yang terus menjadi ciri khas karyanya.

“Sound lagu ini mengingatkanku pada perjalanan pulang ke kampung halaman, kembali terhubung dengan tradisi penulisan lagu dan instrumen-instrumen yang menjadi soundtrack masa kecilku,” ungkap Lukas Graham. Semangat musik akar ini menambahkan nuansa baru pada kejujuran emosional murni yang telah menjadi ciri khas perjalanan karier Lukas Graham.

Sebelumnya, musisi soul-pop asal Denmark ini meraih ketenaran global pada 2015 dengan lagu hit “7 Years”. Balada reflektif tersebut berhasil meraih tiga nominasi Grammy, menduduki puncak tangga lagu di lebih dari 15 negara, dan menempatkannya di antara 25 artis pertama dalam Billions Club Spotify.