Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menetapkan enam pasar sebagai lokasi pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Sri Mulyaningsih, menjelaskan bahwa rekomendasi lokasi ini telah melalui proses seleksi. “Ada 6 titik pasar yang tanahnya direkomendasikan untuk pembangunan gerai koperasi desa merah putih,” kata Baiq Sri Mulyaningsih di Lombok Tengah, Kamis (22/01/2026).

Adapun enam pasar yang terpilih meliputi Pasar Renteng, Pasar Semparu, Bungkate, Beson Janapria, Ubung, Dasan Baru, dan Sukarara. Sebagian besar pasar yang dijadikan lokasi KDMP ini merupakan pasar mingguan, yang diharapkan tidak mengganggu aktivitas perdagangan rutin.

Baiq Sri Mulyaningsih menambahkan, dari sembilan usulan titik lahan pasar yang masuk, hanya enam yang mendapatkan rekomendasi. Beberapa lokasi tidak direkomendasikan karena berbagai alasan, seperti Pasar Penaban dan Pasar Kuta Mandalika yang baru saja diperbaiki. Satu pasar lainnya masih dalam tahap pembahasan.

Pemanfaatan lahan pasar ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah pusat. “Meskipun lahan pasar itu dijadikan gerai koperasi desa, untuk aktivitas berjualan para pedagang tetap bisa, karena itu pasar Mingguan,” tegasnya, memastikan bahwa pedagang tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah, Ikhsan, mengungkapkan bahwa kepengurusan KDMP telah terbentuk di 154 desa dan kelurahan di Lombok Tengah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 gerai KDMP telah mulai dibangun hingga tahun 2025.

“Sebanyak 52 KDMP di Lombok Tengah telah mulai dibangun hingga 2025,” ujar Ikhsan. Ia juga menyebutkan bahwa progres pembangunan gerai-gerai tersebut telah mencapai 50 persen. Evaluasi terus dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan KDMP di seluruh wilayah.

Namun, Ikhsan mengakui bahwa beberapa gerai KDMP belum dapat dibangun karena terkendala masalah lahan. Program pembangunan gerai koperasi desa merah putih ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi di desa dan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.