Penutupan Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Bandung 2026 pada Rabu (19/5/2026) menandai momentum krusial bagi pembinaan sepak bola usia dini di Kota Bandung, Jawa Barat. Ajang kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kebolehan, tetapi juga sarana vital untuk menjaring bakat-bakat muda potensial.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmennya terhadap pembinaan jangka panjang. Ia berharap, dari ajang ini akan lahir generasi baru pemain yang mampu memperkuat Persib Bandung di masa depan. “Catat tanggal 17 Mei 2026 ini. Sepuluh tahun lagi dari tempat ini harus lahir pemain-pemain Persib,” tegas Farhan.
Farhan mengingatkan para pemain muda untuk fokus pada proses latihan yang baik dan benar, serta menghindari keinginan meraih hasil instan. Menurutnya, usia anak-anak hingga 18 tahun merupakan periode penting untuk pembentukan teknik dasar dan kekuatan fisik. Ia juga menekankan pentingnya sistem pendidikan dan pelatihan (diklat) yang terstruktur, mengingat kejayaan Persib di masa lalu lahir dari pembinaan yang kuat. “Diklat adalah kunci. Latihan yang baik dan benar akan menentukan masa depan pemain,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan turut menyampaikan apresiasi kepada Askot PSSI Kota Bandung, para pelatih, legenda sepak bola, klub pembina, serta orang tua yang terus mendukung perkembangan sepak bola usia dini di Kota Bandung.
Ketua Panitia Pelaksana Liga Jabar Istimewa, Laga Sudarmaji, mengonfirmasi bahwa kompetisi ini berhasil menjaring sejumlah talenta potensial dari berbagai kelompok usia. Enam tim terbaik dalam Piala Wali Kota Bandung akan melaju ke tingkat regional.
Lebih lanjut, tim terpilih dari kelompok usia 12 tahun akan mengikuti kompetisi nasional di Jakarta, dengan peluang tampil di Jepang jika berhasil menjadi juara nasional. “Talent scouting sudah dilakukan dan beberapa nama pemain potensial sudah kami siapkan untuk pembinaan lanjutan,” ujar Laga. Ia menambahkan, kategori usia 10 tahun juga dipersiapkan untuk kompetisi nasional dan internasional, mengingat tim usia 10 dan 12 tahun asal Kota Bandung pernah meraih juara dalam turnamen di Malaysia sebelumnya.
Laga Sudarmaji juga mengungkapkan bahwa sesuai arahan Wali Kota, pembinaan usia dini akan diperkuat melalui program diklat bagi pemain usia 8 hingga 13 tahun. Pemain-pemain terbaik akan diseleksi dan dipersiapkan untuk jenjang pembinaan menuju tim muda Persib. “Dengan tujuan supaya Kota Bandung terus memiliki regenerasi pemain berkualitas,” pungkasnya.
