Seorang lansia bernama I Made Wirya (65) ditemukan tewas di dalam sumur di Jalan Antasura, Gang Teratai No. 5, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, pada Kamis (12/3/2026) siang. Korban diduga terpleset ke dalam sumur akibat kondisi sakit yang dideritanya, termasuk salah satu kaki yang telah diamputasi.

Informasi mengenai kejadian tragis ini pertama kali diterima oleh petugas BPBD Kota Denpasar pada pukul 12.10 Wita dari seorang warga bernama Kojek. Keluarga korban melaporkan bahwa I Made Wirya tidak ditemukan di rumah setelah sebelumnya diketahui dalam kondisi sakit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera memberangkatkan tujuh personel tim SAR pada pukul 12.30 Wita. Tim dilengkapi dengan peralatan mountaineering, satu set SCBA, peralatan medis, serta peralatan SAR pendukung lainnya untuk operasi evakuasi.

Setibanya di lokasi pada pukul 13.13 Wita, tim SAR gabungan langsung berkoordinasi untuk memulai proses pencarian dan evakuasi. Tak berselang lama, jenazah I Made Wirya berhasil dievakuasi dari dalam sumur.

“Tadi siang jenasahnya terevakuasi sekitar pukul 13.35 Wita berkat kerja dari tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik, selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans dari BPBD Kota Denpasar,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, antara lain tujuh personel Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 15 personel Samapta Polda Bali, tiga personel Polsek Denpasar Barat, dan lima personel Damkar Kota Denpasar. Selain itu, Camat Denpasar Utara, aparat Desa Peguyangan, serta keluarga korban dan masyarakat setempat turut memberikan dukungan dalam upaya penyelamatan ini.