Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Langkah ini bertujuan menjamin kemudahan investasi, ketersediaan energi listrik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dukungan ini disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima audiensi General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Timur dan Bali, M. Fathol Arifin, di ruang kerjanya pada Kamis (26/2) malam. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bupati Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menyatakan, “Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis, penguatan infrastruktur energi menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung peningkatan investasi serta kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.” Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Jawa Timur dan menarik investasi melalui pasokan energi yang memadai.

Lingkup pembangunan meliputi Extension Gardu Induk (GI) 150 kV Lamongan, pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ngimbang–Lamongan, serta Extension GITET 500 kV Ngimbang. Pembangunan ini krusial untuk memperkuat jaringan listrik dan menjaga kontinuitas pasokan energi bagi masyarakat dan sektor industri.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Lamongan berkomitmen memberikan fasilitasi menyeluruh. Ini mencakup dukungan perizinan dan administratif, penyediaan akses data dan informasi tata ruang, hingga pendampingan akses lapangan.

Selain itu, Pemkab Lamongan juga akan mendukung aspek sosial dan komunikasi publik melalui sosialisasi kepada masyarakat. Koordinasi keamanan dan ketertiban wilayah juga akan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan efektif dan lancar.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem listrik regional. Bupati Yuhronur Efendi menambahkan, “Tentunya akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.”