Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal mengapresiasi pelaksanaan pawai ogoh-ogoh di Kota Mataram. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bukti kedewasaan beragama dan kemampuan daerah menjaga harmoni sosial, terutama saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
“Saya merasakan keseriusan dan kesiapan kegiatan sehingga menjadi bukti Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Kota Mataram, mampu menjaga toleransi dan kebersamaan dengan sangat baik,” kata Lalu Muhammad Iqbal di Mataram, Rabu (18/3/2026). Ia menambahkan, pawai ini juga menjadi ruang perjumpaan nilai seni, budaya, dan spiritualitas yang memperkuat harmoni di tengah keberagaman masyarakat NTB.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat melepas parade ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Jalan Pejanggik, Kota Mataram. Acara ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB dan Kota Mataram, termasuk Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang juga melepas peserta pawai.
Menurut Gubernur, kehidupan damai yang terbangun saat ini merupakan hasil dari proses panjang kebersamaan lintas agama dan budaya. “Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat nasional dan internasional bahwa NTB adalah daerah yang memahami makna toleransi, saling menjaga, dan saling menghormati. Ini adalah kekuatan kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Made Krisna Yuda Prasetya menjelaskan, pawai tahun ini diikuti oleh 105 peserta dari Kota Mataram dan beberapa wilayah di luar kota. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang berkontribusi menyukseskan acara tersebut.
Krisna menambahkan, parade ogoh-ogoh menjadi wujud nyata kreativitas generasi muda yang memadukan seni budaya dengan nilai spiritual. “Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya kehidupan bersama. Melalui kegiatan ini, kita memperkuat toleransi dan menjaga kerukunan antar umat beragama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kota Mataram tidak hanya merayakan keberagaman, tetapi juga mempertegas komitmennya sebagai ruang hidup bersama yang inklusif, harmonis, dan penuh semangat kebinekaan.
