Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, melayangkan pujian setinggi langit kepada Bayern Munchen, menyebut raksasa Bundesliga itu sebagai tim terbaik di Eropa saat ini. Pernyataan ini dilontarkan menjelang bentrokan kedua tim di perempat final Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung pada awal April 2026.
Meskipun mengakui kekuatan dan performa impresif Bayern Munchen, Mbappe tetap menunjukkan keyakinan penuh pada timnya. Ia menegaskan bahwa Real Madrid memiliki kapasitas untuk mengalahkan tim manapun, termasuk Bayern.
Mbappe Soroti Performa Puncak Bayern Munchen
Mbappe secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai kondisi terkini Bayern Munchen dalam sebuah wawancara. “Kami akan menghadapi Bayern, yang menurut saya adalah tim yang saat ini dalam performa terbaik di Eropa,” ujar Mbappe, sebagaimana dilansir dari Goal.com.
Pernyataan ini menggarisbawahi pengakuan Mbappe terhadap konsistensi dan kualitas permainan yang ditunjukkan oleh skuat asuhan Vincent Kompany. Data statistik mendukung penilaian tersebut, di mana Bayern Munchen tercatat memiliki rekor terbaik di antara klub-klub dari lima liga top Eropa musim ini.
Mereka membukukan 22 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan di Bundesliga. Catatan impresif ini menjadikan Die Roten lawan yang sangat tangguh di panggung Eropa.
Keyakinan Real Madrid Tak Goyah
Di sisi lain, Mbappe tidak menunjukkan keraguan sedikitpun terhadap kemampuan Real Madrid. Ia yakin bahwa Los Blancos adalah tim yang mampu menaklukkan Bayern Munchen. “Namun, jika ada satu tim yang bisa mengalahkan tim sekelas itu, itu adalah Real Madrid,” tegasnya.
Pernyataan ini mencerminkan mentalitas juara yang tertanam kuat di dalam skuad Real Madrid. Real Madrid sendiri telah menunjukkan performa yang solid di Liga Champions musim ini, berhasil melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Manchester City dengan agregat 5-1 di babak 16 besar, setelah sebelumnya lolos dari babak play-off melawan Benfica.
Mbappe sendiri menjadi salah satu pemain kunci dalam perjalanan tersebut, dengan mencetak 13 gol dalam sembilan penampilan di Liga Champions.
Rivalitas Panjang di Liga Champions
Perjalanan kedua tim menuju perempat final Liga Champions musim 2025-2026 menunjukkan kekuatan masing-masing. Real Madrid harus melewati rintangan berat, sementara Bayern Munchen menunjukkan dominasi yang meyakinkan. Pertemuan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.
Pertarungan antara Real Madrid dan Bayern Munchen memiliki sejarah panjang di Liga Champions. Kedua tim telah bertemu sebanyak 28 kali, menjadikannya rivalitas paling sering terjadi dalam sejarah kompetisi tersebut. Real Madrid unggul dalam rekor pertemuan dengan 13 kemenangan berbanding 11 kekalahan. Pertemuan terakhir mereka di semifinal musim 2023-2024 dimenangkan oleh Real Madrid dengan agregat 4-3.
Komitmen Mbappe di Tengah Sorotan
Pernyataan Mbappe ini muncul di tengah sorotan publik Spanyol yang sempat mengkhawatirkan fokusnya pada Piala Dunia 2026. Namun, Mbappe menegaskan komitmennya pada Real Madrid. “Di Spanyol, beberapa orang sedikit khawatir saya tidak akan bermain – mereka pikir saya akan langsung menuju Piala Dunia. Tapi ini sangat penting. Kami masih bersaing di LaLiga dan Liga Champions,” jelasnya.
Mbappe juga berbicara mengenai tekanan dan ekspektasi yang melekat pada dirinya sejak bergabung dengan Real Madrid. Ia menyamakan situasinya dengan para legenda klub seperti Cristiano Ronaldo, yang juga pernah menghadapi kritik meskipun meraih kesuksesan besar. “Di Real Madrid, semua orang pernah dikritik Cristiano Ronaldo, semua orang. Saya tidak melihat mengapa saya harus luput dari kritik semacam itu,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya tetap tenang, fokus pada pekerjaan, dan percaya pada kemampuan untuk meningkatkan performa di lapangan. Pertandingan perempat final Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Munchen diprediksi akan menyajikan tontonan berkualitas tinggi, mempertemukan dua tim raksasa Eropa dengan ambisi yang sama untuk meraih gelar juara.
