Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Dompu, Putri Rizkika, menepis kabar miring terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 17 Woja. Putri memastikan tidak ditemukan pelanggaran dalam penyaluran program tersebut, menyusul pemberitaan yang sempat ramai di media.

Klarifikasi ini disampaikan Putri setelah pihaknya melakukan pengecekan langsung di lapangan dan berdialog dengan SPPG yang melayani sekolah tersebut pada Rabu pagi. “Sudah kami cek di lapangan dan lakukan klarifikasi. Menu yang disajikan kemarin sesuai ketentuan, tidak ditemukan masalah terkait standar gizi maupun prosedur pelayanan,” ujar Putri dalam keterangan persnya, Rabu siang.

Menurut Putri, SPPG yang dikelola oleh Yayasan Bintang Fauzan Perdana telah menjalankan tugasnya sesuai pedoman teknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dapur MBG yang telah ditetapkan. Pengawasan ketat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pemilihan dan pemeriksaan bahan pangan, pengolahan di dapur, hingga mekanisme distribusi kepada para siswa penerima manfaat di sekolah.

Putri menegaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah melalui perhitungan kebutuhan gizi anak usia sekolah dasar, sesuai dengan pedoman yang berlaku. Evaluasi juga dilaksanakan secara berkala untuk memastikan kualitas layanan program tetap terjaga dengan baik.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak berwenang. Putri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan program MBG ini sebagai bagian penting dari upaya peningkatan pemenuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah Dompu.

sumber gambar: ANTARA