Kepergian musisi Vidi Aldiano pada Minggu (8/3/2026) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar. Di balik perjuangan panjangnya melawan penyakit selama bertahun-tahun, tersimpan kisah spiritual yang mengharukan, sebagaimana diungkap oleh Husein Ja’far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Jafar.
Habib Jafar mengenang Vidi sebagai pribadi yang tak pernah berhenti mendekatkan diri kepada Tuhan, bahkan di tengah kondisi sakit parah. Ia menceritakan, selama beberapa tahun terakhir, Vidi kerap menghubunginya untuk berkonsultasi mengenai berbagai aspek ibadah.
Vidi Aldiano Konsisten Bertanya Soal Ibadah
Menurut Habib Jafar, pertanyaan yang diajukan pelantun lagu-lagu populer itu hampir selalu berkaitan dengan cara menjalankan kewajiban agama di tengah keterbatasan fisiknya. Hal ini disampaikannya saat ditemui di pemakaman Vidi di TPU Tanah Kusir.
“Semua kenangannya lebih ke sifat beliau bertanya tentang ibadah, tentang cara berwudhu di tengah sakitnya, cara shalat di tengah sakitnya. Semua selama beberapa tahun ini beliau pertanyaannya soal ibadah saja,” ungkap Habib Jafar pada Minggu (8/3/2026).
Perjalanan sakit yang dijalani Vidi selama sekitar enam tahun, menurut Habib Jafar, merupakan bentuk perjuangan yang luar biasa. Dalam ajaran Islam, sakit diyakini dapat menjadi jalan penghapus dosa bagi seseorang yang menjalaninya dengan sabar.
“Mengingat perjuangan beliau selama enam tahun sakit. Sakit itu dalam Islam diyakini menggugur dosa. Insyaallah kembali kepada Allah terbebas dari dosa,” tuturnya.
Selain itu, Habib Jafar juga menilai banyak orang mengenal Vidi sebagai sosok yang baik hati. Kesaksian positif dari banyak pihak ini, menurutnya, menjadi doa yang baik bagi almarhum.
“Bahwa beliau orang baik, kita mengenal sebagai orang baik sehingga insyaallah jalannya baik menuju Yang Maha Baik,” katanya.
Kedekatan Spiritual Vidi Aldiano dan Habib Jafar
Kedekatan antara Habib Jafar dan Vidi Aldiano ternyata tidak terjalin sejak lama. Habib Jafar mengaku baru mengenal Vidi beberapa tahun terakhir. Namun, hubungan mereka cepat akrab karena kesamaan minat untuk mendalami agama.
Vidi bahkan sempat memperkenalkan Habib Jafar kepada keluarganya untuk belajar Islam bersama. Mereka juga pernah mengadakan kajian kecil di rumah Vidi bersama teman-temannya, menunjukkan semangat Vidi dalam belajar agama secara kolektif.
Tak hanya dalam pertemuan langsung, Vidi juga sering mengirim pesan pribadi kepada Habib Jafar untuk menanyakan berbagai hal terkait agama. Hingga menjelang akhir hayatnya, pertanyaan yang ia sampaikan tetap berkisar pada bagaimana menjalankan ibadah dengan maksimal, meskipun sedang sakit.
Kisah ini menjadi kenangan tersendiri bagi Habib Jafar tentang sosok Vidi Aldiano—seorang seniman yang tidak hanya dikenal lewat karya-karyanya, tetapi juga melalui semangatnya yang tak pernah padam untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan di tengah ujian hidup.
