Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Senin (16/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan darurat dan kesiapan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.
Kedatangan Ahmad Muzani dan rombongan disambut haru oleh warga korban yang telah merasakan dampak bencana ini selama lebih dari sepekan. Kunjungan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut diawali di kompleks Pondok Pesantren Al-Adalah 2, dilanjutkan dengan peninjauan titik bencana, lokasi rencana pembangunan huntara, hingga diskusi bersama unsur pemerintah daerah dan relawan di posko pengungsian.
Dalam rombongan Ketua MPR, turut hadir Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, jajaran anggota DPR RI, serta pejabat daerah seperti Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, dan Komandan Kodim 0712/Tegal Rachmat Ferdiantono. Pengamanan kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Tegal, Komisaris Polisi M. Iskandarsyah, mewakili Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Adalah, KH. Muhammad Tasripin Salim, menyampaikan rasa syukur atas perhatian langsung dari pimpinan lembaga negara tersebut. “Sebagian santri dari Ponpes Al-Adalah 1 terpaksa mengungsi akibat dampak pergerakan tanah,” ujar Muhammad Tasrifin.
Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadirannya dan rombongan bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk empati dan kepedulian negara terhadap warga terdampak. Ia juga mengapresiasi kerja cepat pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan yang dinilai sigap sejak awal kejadian. “Kami datang membawa simpati dan rasa sayang. Kami bangga melihat penanganan dilakukan cepat, termasuk kesiapan lahan huntara. Semoga sebelum Ramadhan sudah bisa ditempati,” terang Muzani.
Senada dengan Muzani, Romo Syafi’i menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja tanpa henti membantu warga. “Kami menitipkan permohonan maaf dari Bapak Menteri Agama yang berhalangan hadir, sekaligus menyerahkan bantuan untuk mendukung penanganan dampak bencana,” jelas Romo Syafi’i.
Dalam kesempatan tersebut, disalurkan berbagai bantuan untuk mendukung penanganan dampak bencana, antara lain:
- Bantuan Kemenag RI Peduli untuk Ponpes Al-Adalah sebesar Rp250 juta.
- Bantuan Direktorat Pesantren senilai Rp100 juta berupa Al-Qur’an dan logistik.
- Dukungan logistik darurat senilai Rp241.280.000 berupa sembako, selimut, dan kasur lipat.
Kunjungan rombongan yang dipimpin Ketua MPR Ahmad Muzani ini meninjau langsung kondisi lapangan, memastikan proses tanggap darurat berjalan, serta memverifikasi kesiapan lokasi hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana tanah bergerak.
