Sebanyak 1.115 jemaah calon haji asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengikuti bimbingan praktik manasik haji bersama yang digelar di kompleks Grha Bung Karno Klaten pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan para jemaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap secara fisik dan mental saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Praktik manasik haji ini dipandu oleh tim dari Yayasan Jamaah Haji Klaten yang berkolaborasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Klaten. Seluruh tahapan ibadah disimulasikan sesuai dengan kondisi nyata di Mekkah dan Madinah.
Kesiapan Fisik dan Mental Jemaah
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten, Syamsuddin Asyrofi, menekankan vitalnya kegiatan ini. “Praktik manasik haji ini sangat penting agar para jemaah tidak hanya paham teori, tapi juga siap secara fisik dan mental ketika berada di Tanah Suci,” ujarnya.
Syamsuddin juga menjelaskan pentingnya memahami rukun dan wajib haji secara menyeluruh, terutama dalam pelaksanaan thawaf, sai, dan wukuf di Arafah. Dengan pembekalan komprehensif ini, diharapkan jemaah tidak mengalami kebingungan saat menjalankan ibadah haji nantinya.
“Jadi, dengan pembekalan ini, kita ingin jemaah lebih siap dan tenang. Jangan sampai nanti bingung saat proses ibadah berlangsung di Tanah Suci,” imbuhnya.
Simulasi manasik calon haji ini mencakup penjelasan tentang tata cara memakai kain ihram hingga alur perjalanan haji dari hotel menuju tempat pelaksanaan ibadah. Syamsuddin menegaskan bahwa manasik haji bukan sekadar formalitas.
“Manasik haji bukan semata formalitas, melainkan bagian penting dari proses pembinaan jemaah agar lebih memahami makna spiritual perjalanan ibadah haji. Kalau kita sudah siap dari sekarang, insya Allah ibadahnya akan lebih khusyuk dan lancar,” katanya.
Pentingnya Menjaga Kesehatan
Mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik yang cukup berat, para calon jemaah haji juga diingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Kunci utamanya adalah olahraga ringan secara teratur, makan teratur, dan istirahat yang cukup.
Syamsuddin Asyrofi menambahkan, bimbingan praktik manasik ini merupakan bagian dari rangkaian bimbingan haji reguler yang secara rutin digelar oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Klaten.
