Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tasikmalaya menegaskan larangan membawa sejumlah barang bagi 623 calon jemaah haji (calhaj) beserta petugas yang akan berangkat pada musim haji 2026. Barang-barang yang dilarang meliputi termos air panas, beras, powerbank, dan setrika, karena kebutuhan tersebut telah disediakan selama di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Tasikmalaya, Iin Ufairoh, menyatakan seluruh tahapan persiapan telah rampung. Ini mencakup kelengkapan administrasi dan dokumen penting seperti visa, paspor, serta tasrih. Para jemaah juga telah mengikuti rangkaian manasik haji sebagai bekal sebelum bertolak ke Tanah Suci.

“Keberangkatan calon jemaah haji (Calhaj) semuanya sudah terjadwal dan sekarang memprioritaskan kondisi kesehatan jelang keberangkatan. Karena, semua rangkaian sudah dilakukan tinggal keberangkatan di Kabupaten Tasikmalaya menuju Asrama Haji Lohbener, Indramayu jangan sampai tanda pengenal identitas diri tertinggal,” ujar Iin pada Senin (27/4/2026).

Total 614 calon jemaah haji akan didampingi oleh sembilan petugas, yang terdiri dari tenaga kesehatan dan pembimbing ibadah. Mereka disebut telah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, hingga sunnah, melalui simulasi praktik seperti ihram, tawaf, sa’i, dan wukuf.

Iin juga mengingatkan jemaah untuk memeriksa kembali perlengkapan sebelum keberangkatan, termasuk memastikan identitas diri dan koper sesuai ketentuan maskapai. Keberangkatan jemaah dari Tasikmalaya akan dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter) melalui Bandar Udara Internasional Kertajati.

Kloter 11 KJT dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026 dengan 438 jemaah dan tujuh petugas. Sementara itu, kloter 29 KJT akan menyusul pada 13 Mei 2026 dengan 176 jemaah dan dua petugas.

Sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi melalui embarkasi Indramayu, seluruh jemaah akan terlebih dahulu menuju Asrama Haji Lohbener di Indramayu untuk menginap satu malam.

“Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan sosialisasi izin legal masuk harus memakai kartu tasrih terutama bagi 623 calon jemaah haji (Calhaj) bersama petugas,” tambah Iin. Ia juga berharap seluruh jemaah dapat menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan agar ibadah di Tanah Suci berjalan lancar.