Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan bahwa peran guru tidak hanya terbatas pada transfer ilmu pengetahuan, melainkan juga krusial dalam membentuk karakter peserta didik melalui keteladanan. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah acara silaturahmi dan pembinaan di Palu.
Kepala Biro SDM Kementerian Agama RI, Muhammad Zain, menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. “Guru harus mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sehingga proses pembelajaran, tidak hanya berisi penyampaian materi, melainkan juga menghadirkan diskusi dan percakapan akademis yang aktif,” kata Zain di Palu, Jumat (22/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Silaturahmi dan Pembinaan ASN Tenaga Pendidik dan Kependidikan Tahun 2026. Acara yang diselenggarakan oleh Kemenag RI ini bertempat di aula MAN Insan Cendekia Kota Palu. Zain lebih lanjut menggarisbawahi bahwa akhlak dan karakter siswa hanya dapat dibangun melalui contoh yang baik dari tenaga pendidik, sehingga guru diharapkan menjadi figur teladan dalam lingkungan pendidikan.
Selain membahas peran guru, Zain juga menyampaikan rencana penerapan manajemen talenta dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama. Sistem ini merupakan strategi pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis meritokrasi, yang memprioritaskan promosi dan mutasi berdasarkan kompetensi serta kinerja individu.
Kebijakan manajemen talenta ini diharapkan menjadi terobosan signifikan untuk memperkuat reformasi birokrasi dan tata kelola ASN. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk menghilangkan anggapan adanya praktik “koneksi” dalam pengambilan kebijakan kepegawaian, demi menciptakan sistem yang lebih transparan dan profesional.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Palu, yang mengirimkan 20 ASN tenaga pendidik dan kependidikan. Kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen dalam mendukung program-program Kementerian Agama, termasuk inisiatif penerapan sistem manajemen talenta.
Salah seorang guru dari MAN 1 Palu, Yandhu Ardiansyah, mengapresiasi informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, informasi itu sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para tenaga pendidik di sekolah. “Dia barharap kegiatan serupa, dapat terus dilaksanakan di waktu yang akan datang,” ujar Yandhu.
