Babak 32 besar All England 2026 di Utilita Arena, Birmingham, pada Selasa (3/3) diwarnai dua kejutan besar. Juara bertahan tunggal putra, Shi Yu Qi dari China, harus mengakui keunggulan lawannya. Tak lama berselang, pasangan ganda putra Indonesia yang merupakan runner-up tahun sebelumnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, juga tersingkir.

Shi Yu Qi, tunggal putra kelahiran 28 Februari 1996, secara mengejutkan takluk di tangan wakil India, Lakshya Sen. Pertarungan sengit tiga gim berakhir dengan skor 21-23, 21-19, 17-21 untuk kemenangan Sen. Hasil ini terbilang mengejutkan mengingat rekor pertemuan kedua pemain yang didominasi Shi Yu Qi. Dari lima laga sebelumnya, Shi Yu Qi unggul 4-1, termasuk kemenangan terakhir di babak 64 besar BWF World Championships 2025 dengan skor 21-17, 21-19.

Kejutan kedua datang dari sektor ganda putra. Pasangan Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang merupakan finalis All England 2025, harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal. Ganda putra ranking 13 dunia itu takluk dua gim langsung dari pasangan Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 13-21, 19-21.

Usai pertandingan, Leo/Bagas mengungkapkan kendala yang mereka hadapi. “Leo/Bagas mengaku mengawali laga dengan tempo lawan sehingga kurang bisa mengantisipasi serangan yang dibangun,” demikian pernyataan mereka. Pertandingan yang berlangsung selama 33 menit itu memastikan langkah Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan ke babak selanjutnya, sekaligus mengubur mimpi Leo/Bagas di turnamen bergengsi ini.

sumber gambar: jpnn.com