Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyiagakan sebanyak 2.000 personel untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara. Laga pemungkas kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol. La Ode Aries, menyoroti pentingnya antisipasi kegiatan pasca-pertandingan. Ia mengingatkan pengalaman sebelumnya yang kerap diwarnai euforia masyarakat, terutama yang terpusat di kawasan Dago Cikapayang.

“Antisipasi kegiatan setelah pertandingan, berkaca dari pengalaman sebelumnya di mana biasanya terjadi euforia masyarakat yang terpusat di kawasan Dago Cikapayang,” ujar Kombes Pol. La Ode Aries di Bandung, Kamis (21/5).

Aries menjelaskan, pola pengamanan di area stadion akan dibagi menjadi empat ring. Zona pengamanan ini membentang mulai dari areal luar stadion hingga ke pintu masuk tribun penonton. Aparat keamanan juga akan melakukan proses sterilisasi ketat untuk memastikan seluruh penonton mematuhi regulasi yang berlaku.

Polda Jabar menegaskan larangan membawa sejumlah barang berbahaya ke dalam stadion. “Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api ataupun benda yang dapat dilempar ke dalam stadion,” kata Aries.

Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun penonton. “Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun,” tambahnya.

Polda Jabar bersama panitia pelaksana (panpel) dan perwakilan suporter telah menyepakati sanksi berat bagi penonton yang terbukti melanggar aturan di lapangan. Oleh karena itu, Bobotoh diimbau untuk mematuhi seluruh ketentuan demi kelancaran dan keamanan pertandingan.