Satuan Tugas (Satgas) Operasi Ketupat Tinombala Polda Sulawesi Tengah mengamankan arus balik mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, pada Senin (23/3/2026). Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran seluruh penumpang yang kembali setelah merayakan Idulfitri.

Kapolsek KP3 Pantoloan Ipda Moh Pandu Aupan menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kondusivitas. “Fokus utama kami adalah memastikan seluruh penumpang merasa aman dan nyaman. Setiap potensi gangguan, baik kriminalitas maupun kendala teknis di lapangan, harus diantisipasi sejak dini melalui koordinasi yang solid,” kata Pandu di Palu, Senin (23/3/2026).

Pengamanan tersebut secara spesifik menyasar kedatangan Kapal Motor (KM) Dorolonda yang dioperasikan oleh PT Pelni. Kapal yang berlayar dari Balikpapan dengan tujuan akhir Bitung itu bersandar di Pelabuhan Pantoloan pada pukul 01.00 WITA.

Berdasarkan data dari pos pengamanan, tercatat sebanyak 889 orang penumpang beraktivitas di pelabuhan saat kedatangan KM Dorolonda. Rinciannya, 512 penumpang turun di Palu, 377 penumpang melanjutkan perjalanan, dan 40 penumpang naik dari Pelabuhan Pantoloan.

Pandu menjelaskan, Satgas Operasi Ketupat Tinombala 2026 melibatkan personel gabungan. Selain Polri dari Subsatgas Polairud, pengamanan juga didukung oleh TNI, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Syahbandar, Basarnas, hingga pengelola pelabuhan. Petugas disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari area dermaga hingga terminal penumpang, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran petugas di lapangan bertujuan mencegah tindak kriminalitas seperti pencopetan maupun premanisme yang kerap memanfaatkan lonjakan penumpang saat arus balik. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap barang bawaan serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keamanan selama periode arus balik Lebaran 2026.