Sebanyak 12 calon jemaah haji dari sejumlah daerah di Jawa Timur harus menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci melalui Embarkasi Surabaya. Penundaan ini terjadi per 11 Mei 2026, sebagian besar disebabkan oleh faktor kesehatan yang memerlukan observasi lebih lanjut.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa evaluasi terus dilakukan terhadap para jemaah yang tertunda. “Banyak faktor yang menyebabkan mereka belum bisa diberangkat, kini masih trus dilakukan evaluasi,” ujar As’adul Anam di Surabaya, Senin (11/5/2026).

Dari total 12 jemaah yang tertunda, delapan di antaranya mengalami masalah kesehatan, dua berstatus pendamping, dan dua lainnya masuk kategori lain-lain. Mereka saat ini masih menjalani observasi kesehatan dan menunggu ketersediaan kursi kosong untuk diberangkatkan pada kloter berikutnya.

“Medis yang memastikan nanti,” tambah As’adul Anam, menegaskan bahwa keputusan keberangkatan sangat bergantung pada rekomendasi tim medis. Beberapa jemaah yang tertunda masih berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sementara sebagian lainnya sudah kembali ke rumah masing-masing.

Jemaah yang masih berada di embarkasi antara lain Tini Atmin (Kabupaten Gresik), Suryanto Timan (Kabupaten Sidoarjo), Behriyeh Madisa Markuna (Kabupaten Sampang), Mokhamad Yusuf (Kabupaten Mojokerto), Haramain Amaq Kumin (Provinsi Bali), Ibrahim Mujab (Provinsi Bali), Ahmad Nung Nuridin (Provinsi Bali), Manah Saram (Kabupaten Pamekasan), Ummiyeh Hamiri Hisam, Sitirah Moh Yahya (Provinsi Bali), Sujai Buyah (status tunda Mecca Route karena sakit), serta Suhaebah M Husain (pendamping).

Progres Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya

Secara keseluruhan, operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya berjalan lancar. Hingga hari ke-21 atau per 11 Mei 2026, sebanyak 28.445 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Tanah Suci. Angka ini mencapai 65 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

PPIH Embarkasi Surabaya merencanakan pemberangkatan total 44.080 orang pada tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah dan Umrah (PIH KBIHU), yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Pada 11 Mei 2026, Embarkasi Surabaya memberangkatkan lima kloter tambahan, yaitu SUB 72 hingga SUB 76, dengan total 1.897 orang. Dengan penambahan ini, total kumulatif jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan mencapai 28.445 orang dalam 76 kloter.

Komposisi jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan hingga saat ini terdiri atas 13.253 laki-laki dan 15.192 perempuan.