PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengumumkan puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Hingga pukul 10.00 WIB, sebanyak 54.114 penumpang tercatat memadati berbagai stasiun di wilayah Daop 8, memanfaatkan layanan kereta api untuk kembali ke kota asal atau tujuan.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa tingginya mobilitas penumpang didominasi oleh kedatangan. “Angka ini diproyeksikan akan terus bertambah seiring jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api yang berlangsung hingga malam nanti,” ujarnya.
Dominasi Kedatangan Penumpang di Stasiun Utama
Dari total 54.114 penumpang, sebanyak 30.853 penumpang berstatus datang (turun) di stasiun-stasiun Daop 8, sementara 23.261 penumpang lainnya berstatus berangkat (naik). Pergerakan penumpang ini terpusat di tiga stasiun utama di wilayah tersebut.
- Stasiun Surabaya Gubeng melayani 16.656 penumpang, dengan rincian 6.517 penumpang berangkat dan 10.139 penumpang datang.
- Stasiun Surabaya Pasarturi mencatat 15.934 penumpang, terdiri dari 6.491 penumpang berangkat dan 9.443 penumpang datang.
- Stasiun Malang melayani 7.788 penumpang, dengan 3.121 penumpang berangkat dan 4.667 penumpang datang.
Proyeksi dan Penjualan Tiket
Secara kumulatif, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 633.977 penumpang selama periode Angkutan Lebaran, terhitung sejak 11 Maret hingga 24 Maret 2026. Daop 8 memproyeksikan total pelayanan akan mencapai 893.888 penumpang hingga periode Angkutan Lebaran selesai.
Dari sisi penjualan tiket, hingga Selasa (24/3/2026), sebanyak 452.173 lembar tiket kereta api jarak jauh telah terjual. Angka ini setara dengan 80 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan untuk periode keberangkatan 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).
