PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang telah melayani pembatalan sebanyak 4.915 tiket perjalanan kereta api hingga Minggu (18/1/2026) pukul 10.00 WIB. Pembatalan ini merupakan dampak dari genangan air yang mengganggu jalur KA di petak Pekalongan-Sragi KM 88 dan 89.

Jumlah pembatalan tersebut mencakup 2.479 penumpang kelas ekonomi dan 761 penumpang kelas eksekutif pada Sabtu (17/1). Sementara itu, pada Minggu (18/1), tercatat 1.201 penumpang kelas eksekutif dan 474 penumpang kelas ekonomi yang membatalkan perjalanannya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. “KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi ini,” ujar Luqman pada Minggu (18/1). Ia menambahkan, “Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan.”

Prosedur Pengembalian Bea Tiket 100 Persen

KAI menetapkan beberapa ketentuan untuk pengembalian bea tiket:

  • Pengembalian bea tiket dapat dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan.
  • Pelanggan yang tidak melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, atau keterlambatan berhak memperoleh pengembalian bea 100 persen.
  • Ketentuan ini berlaku juga untuk tiket terusan atau tiket pulang-pergi yang dikelola oleh KAI Group.
  • Pengembalian bea tiket dapat diproses melalui loket stasiun atau Contact Center 121.
  • Khusus pengajuan melalui Contact Center 121, layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI dapat digunakan untuk pengembalian bea 100 persen.

Curah hujan tinggi dan genangan air yang masih terjadi di lintasan menyebabkan sebagian jalur belum dapat dilalui secara aman. KAI Daop 4 terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis menyeluruh guna memastikan keselamatan perjalanan.

Untuk meminimalisir risiko, KAI Daop 4 menerapkan sejumlah upaya rekayasa pola operasi. Upaya tersebut meliputi pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan,” pungkas Luqman. Ia juga mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini.

Daftar Perjalanan Kereta Api Terdampak

Berikut adalah daftar KA keberangkatan awal stasiun Daop 4 Semarang yang dibatalkan pada Minggu (18/1) per pukul 10.30 WIB:

KA Ganjil yang Dibatalkan:

  • KA 183-184 (Kamandaka) relasi Smt-Tg-Pwt
  • KA 17 (Sindoro) relasi Smt-Gmr
  • KA 175 (Menoreh) relasi Smt-Pse
  • KA 217 (Kaligung) relasi Smc-Cnp
  • KA 213 (Kaligung) relasi Smc-Bb
  • KA 203 (Tegal Bahari) relasi Tg-Pse
  • KA 171-174 (Ciremai) relasi Smt-Ckp-Bd

KA Genap yang Dibatalkan:

  • KA 183-184 (Kamandaka) relasi Smt-Tg-Pwt
  • KA 264 (Ambarawa) relasi Smc-Sbi

Selain pembatalan, KAI Daop 4 Semarang juga memberlakukan pola operasi memutar pada Minggu (18/1) per pukul 10.30 WIB untuk sejumlah KA:

KA Ganjil dengan Pola Memutar (via Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solobalapan – Kroya – Cirebon):

  • KA 3 (Anggrek)
  • KA 41 (Sembrani)
  • KA 31 (Pandalungan)

KA Genap dengan Pola Memutar:

  • KA 4 (Anggrek) memutar via Cirebon – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang
  • KA 32 (Pandalungan) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang
  • KA 92 (Jayabaya) memutar via Cirebon – Kroya – Solobalapan – Surabaya Gubeng
  • KA 42 (Sembrani) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang
  • KA 96 (Harina) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Gambringan
  • KA 30F (Argo Anjasmoro) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Gambringan