Mulai hari ini, Minggu, 1 Februari 2026, layanan Commuter Line Bandung Raya resmi diperpanjang hingga Stasiun Cicalengka. Kebijakan ini memperluas jangkauan perjalanan kereta komuter di wilayah Bandung Raya, dari sebelumnya yang hanya melayani rute Padalarang-Kiaracondong, dengan tarif tetap Rp5.000.

Perpanjangan Rute dan Jadwal

Penyesuaian rute ini merupakan bagian dari perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Dengan perpanjangan ini, KA 398 yang semula melayani rute Padalarang-Kiaracondong, kini berubah menjadi KA 398A dengan relasi Padalarang-Cicalengka.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan detail perubahan tersebut. “Semula melayani rute Padalarang-Kiaracondong, kini berubah menjadi Padalarang–Cicalengka dengan jadwal keberangkatan tetap pukul 21.46 WIB dari Stasiun Padalarang,” ujar Karina pada Sabtu (31/1).

Penyesuaian Jadwal Malam Hari

Perpanjangan rute ini juga membawa penyesuaian pada jadwal perjalanan malam hari. Perjalanan KA 399 relasi Kiaracondong–Padalarang yang sebelumnya berangkat pukul 22.50 WIB, kini resmi dibatalkan. Sebagai gantinya, penumpang dapat menggunakan KA 357 relasi Cicalengka–Padalarang.

KA 357 akan berangkat dari Stasiun Cicalengka pukul 22.25 WIB, tiba di Stasiun Kiaracondong pukul 23.04 WIB, dan kembali berangkat dari Kiaracondong pukul 23.10 WIB. Jadwal ini sekitar 20 menit lebih malam dibandingkan jadwal KA 399 sebelumnya.

“Penyesuaian ini diharapkan memberi pilihan perjalanan yang lebih fleksibel, khususnya pada malam hari. Kami mengimbau pengguna mencermati jadwal terbaru,” tambah Karina.

Informasi Tiket dan Keamanan

Pemesanan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Februari 2026 telah dibuka sejak 26 Januari 2026 atau H-7 melalui aplikasi Access by KAI. Informasi jadwal terbaru juga dapat diakses melalui akun resmi @commuterline atau layanan pelanggan di (021) 121.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, menegaskan bahwa perpanjangan relasi ini telah dinyatakan layak beroperasi setelah melalui evaluasi menyeluruh. “DJKA memastikan setiap penyesuaian layanan telah melalui pengkajian teknis komprehensif agar aman, andal, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Arif.

Tarif Terjangkau Berkat Subsidi PSO

Pemerintah juga memastikan tarif Commuter Line Bandung Raya tetap terjangkau meskipun lintasan diperpanjang, karena masih disubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO).

  • Rute Padalarang-Kiaracondong (20 km): Rp4.000
  • Rute Kiaracondong-Cicalengka (22 km): Rp4.000
  • Rute Padalarang-Cicalengka (42 km): Rp5.000

Arif Anwar berharap perluasan layanan ini dapat mendorong lebih banyak warga untuk beralih menggunakan transportasi publik berbasis rel. “Ke depan akan kami dorong agar kebermanfaatan PSO ini menjangkau masyarakat lebih luas,” pungkasnya.