Pelatih kenamaan Jose Mourinho melontarkan pandangan tajam mengenai Timnas Portugal, menyebut tim tersebut akan menjadi “biasa” tanpa kehadiran megabintang Cristiano Ronaldo. Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan sengit mengenai peran Ronaldo di skuad Selecao.
Mourinho secara lugas menyatakan, “Singkirkan Cristiano Ronaldo dari tim, dan Portugal akan terlihat seperti tim biasa.” Ia mencontohkan laga Portugal melawan Meksiko sebagai bukti nyata dampak ketidakhadiran Ronaldo.
Mantan pelatih Real Madrid dan Chelsea itu juga menyoroti pihak-pihak yang terus mendesak agar Ronaldo tidak dipanggil ke tim nasional. “Orang-orang terus meminta kami untuk tidak memanggilnya ke tim nasional. Nah, Ronaldo tidak bermain melawan Meksiko dan Anda melihat hasilnya,” imbuhnya.
Menurut Mourinho, absennya Ronaldo sangat memengaruhi aspek psikologis dan taktis tim. “Tidak ada ancaman, tidak ada rasa takut dari lawan,” pungkasnya, menggambarkan bagaimana lawan-lawan Portugal tidak lagi merasakan tekanan yang sama.
Perdebatan Peran Ronaldo di Timnas
Pernyataan Mourinho ini memperpanas perdebatan seputar peran Cristiano Ronaldo di tim nasional. Meskipun usianya tidak lagi muda, Ronaldo tetap menjadi pemain kunci, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Portugal, dan topscorer Kualifikasi Piala Dunia UEFA.
Absennya Ronaldo dalam laga persahabatan melawan Meksiko memicu pertanyaan tentang kedalaman skuad Portugal, terutama jika sang bintang tidak dapat bermain. Penyerang muda seperti Gonçalo Ramos dan Paulinho, yang diharapkan menjadi penerus, belum menunjukkan performa konsisten untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ronaldo.
Portugal Menuju Piala Dunia 2026
Portugal sendiri telah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Tim asuhan Roberto Martinez ini dijadwalkan akan menghadapi Amerika Serikat dalam laga persahabatan berikutnya pada Selasa (1/4/2026). Belum ada kepastian apakah Ronaldo akan pulih tepat waktu untuk pertandingan tersebut.
Jika pulih dan tampil di Piala Dunia 2026, ini akan menjadi penampilan keenamnya di turnamen akbar tersebut, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain lain. Analisis Mourinho secara gamblang menunjukkan ketergantungan Timnas Portugal pada sosok Cristiano Ronaldo, tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga aspek mental dan psikologis yang krusial bagi performa tim secara keseluruhan.
