Aprilia Racing menunjukkan performa gemilang di awal musim MotoGP 2026, menyapu bersih kemenangan dalam tiga seri pembuka. Keperkasaan tim asal Italia ini menempatkan dua ridernya di puncak klasemen sementara, mengirim pesan tegas kepada para rival.
Marco Bezzecchi memimpin klasemen dengan 81 poin, diikuti oleh rekan setimnya, Jorge Martin, di posisi kedua dengan 77 poin. Meski berada di posisi strategis, Martin memilih untuk tidak cepat puas dan justru mencium potensi kebangkitan rival kuat, Ducati.
Jorge Martin Waspadai Kebangkitan Ducati
Pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa situasi awal musim ini belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan sesungguhnya dari para kompetitor. Martin melihat dominasi Aprilia di awal MotoGP 2026 bisa saja berakhir, mengisyaratkan bahwa persaingan masih sangat panjang dan dinamis.
Berbanding terbalik dengan Aprilia, pabrikan Ducati justru mengalami awal musim yang kurang menggigit. Tim yang identik dengan dominasi dalam beberapa musim terakhir itu memang belum tampil menggigit seperti yang biasa mereka tunjukkan.
Kondisi ini membuat Jorge Martin tetap waspada. Ia meyakini bahwa meskipun Aprilia tampil perkasa di awal, Ducati memiliki potensi besar untuk bangkit dan kembali ke performa terbaiknya seiring berjalannya musim.
