Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, bersiap mencatatkan Career Grand Slam saat tampil di Roland Garros tahun ini. Ambisi besar ini muncul setelah ia berhasil memenangi Australian Open 2024 dan 2025, Wimbledon 2025, serta US Open 2024, menjadikannya hanya membutuhkan gelar French Open untuk melengkapi koleksi Grand Slam-nya.
Kondisi Fisik dan Mental Sinner
Kesiapan Sinner disampaikan dalam konferensi pers praturnamen, di tengah banyaknya pertanyaan mengenai kondisi fisiknya. Petenis asal Italia ini diketahui telah mendominasi rangkaian pertandingan di lapangan tanah liat selama enam pekan terakhir, mencatatkan 29 kemenangan beruntun sejak Indian Wells pada Maret.
“Ini adalah periode yang sangat panjang tetapi sangat positif,” kata Sinner, dikutip dari ATP, Sabtu (23/5/2026). Ia menambahkan, “Saya beruntung berada di posisi ini. Saya pikir selalu lebih baik berada di posisi di mana Anda menang dan mulai merasa lelah daripada merasa sangat baik tetapi kalah beberapa putaran.”
Dominasi di Lapangan Tanah Liat
Sebelum tiba di Paris, Sinner telah mengangkat trofi di Monte-Carlo, Madrid, dan Roma, di mana ia juga berhasil menyelesaikan Career Golden Masters. Pencapaian ini menempatkannya dalam posisi untuk menyamai catatan Rafael Nadal sebagai satu-satunya petenis putra yang memenangi ketiga gelar ATP Masters 1000 di lapangan tanah liat dan kemudian merebut trofi Roland Garros dalam musim yang sama.
“Saya mencoba untuk memiliki keseimbangan yang baik sekarang di lapangan latihan. Saya perlu memahami juga kapan harus latihan keras, dan kemudian mudah-mudahan siap untuk pertandingan babak pertama,” ujar Sinner. Ia meyakini bahwa kegembiraan juga menjadi faktor penting. “Saya pikir kegembiraan juga membantu Anda menemukan lebih banyak energi selama turnamen.”
Persiapan Menuju Paris
Sinner menjadi petenis Italia pertama yang meraih kemenangan di Roma pekan lalu sejak Adriano Panatta pada 1976. Setelah kemenangannya, ia mengungkapkan bahwa ia menghabiskan beberapa hari di kediaman orang tuanya sebelum tiba di Paris.
“Saya pergi ke rumah orang tua saya selama beberapa hari,” kata Sinner. “Tinggal di sana dan tiba Kamis siang hari di Paris. Saya mencoba untuk sedikit memulihkan diri. Saya masih mencoba untuk pulih dan mudah-mudahan saya akan siap untuk pertandingan babak pertama.”
Kenangan Roland Garros Tahun Lalu
Tahun lalu, Sinner hampir meraih gelar di Roland Garros, namun harus mengakui keunggulan Carlos Alcaraz. Ia hanya terpaut satu poin dari kemenangan. Kini, Sinner akan memulai perjalanannya di Roland Garros dengan menghadapi petenis wild card Prancis, Clement Tabur.
“Ini turnamen yang sangat spesial bagi saya, dan semakin membaik dari tahun ke tahun, dan tahun lalu kami sangat dekat,” kata Sinner. “Tetapi perasaan dan koneksi dengan penonton sangat menyenangkan. Banyak anak-anak, yang sangat saya sukai. Tentu saja saya masih mengingat apa yang terjadi, tetapi tetap saja saya memiliki perasaan yang sangat positif.”
Dengan catatan menang/kalah 36-2 musim ini, Jannik Sinner kini mengincar trofi keenamnya di tahun 2026, dengan Roland Garros menjadi target utamanya untuk melengkapi Career Grand Slam.
